Beyonce. (Instagram/@beyonce)

Matamata.com - Beyonce berhasil membuat majalah Vogue Amerika membuka mata dan menerima fotografer kulit hitam sejak pertama kalinya mereka berdiri.

Ini merupakan sejarah besar, karena selama 126 tahun majalah Vogue Amerika berdiri, baru kali ini bersedia mempekerjakan kulit hitam.

Bermula dari dipilihnya istri Jay-Z ini menjadi cover majalah Vogue untuk edisi September 2018.

Melansir dari CNN, Beyonce meminta pada pihak Vogue agar dirinya dipotret oleh Tyler Mitchell, seorang seniman Atlanta berusia 23 tahun.

"Alasan seorang fotografer hitam berusia 23 tahun memotret Beyonce untuk sampul Vogue adalah karena Beyonce menggunakan kekuatan dan pengaruhnya untuk mendapatkan tugas itu," kata seseorang sumber.

Dengan langkah ini dipastikan akan medorong karir Tyler Mitchell sebagai fotografer.

Beyonce diberikan kebebasan oleh pihak majalah Vogue untuk memegang kendali, ia memilih fotografer kulit hitam.

"Saya menggambarkan orang kulit hitam dan orang kulit berwarna dengan cara yang nyata dan murni. Ada pandangan jujur pada foto saya," kata Beyonce.

Bahkan Beyonce diberi kebebasan oleh pihak majalah Vogue untuk memilih tim kreatif dan editorial untuk sesi interview.

Meski diberi kebebasan, pelantun  Flawless ini dilarang membocorkan isi dari hasil pemotretan dan wawancara eksklusifnya.

Selama ini Beyonce dikenal sebagai yang jarang menerima wawancara secara eksklusif.

Pada tahun 2015, saat Beyonce menjadi cover majalah Vogue, ia hanya menjalani sesi pemotretan tanpa wawancara.

Saat itu, Beyonce dipotret oleh fotografer ternama  Mario Testino.

Beyonce. (Instagram/@beyonce)

 

Load More