Matamata.com - Gading Marten didapuk terlibat peran dalam film Guru-Guru Gokil yang di produseri oleh Dian Sastrowardoyo. Film ini kembali membawa Gading ke genre drama komedi.
Meski sering mengisi film komedi, mantan suami Gisella Anastasia ini mengaku sulit menjalankan peran di film terbarunya ini.
"Menurut saya film komedi itu film yang paling susah menurut saya," kata Gading saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).
Sebab, selera humor setiap orang berbeda. Oleh karena itu, membuat orang tertawa saat perannya lucu menjadi beban.
"Karena tipe-tipe orang kan punya imajinasi punya selera humor yang berbeda-beda. Jadi membuat suatu film yang lucu tuh menurut saya memang genre yang susah gitu ya," lanjutnya.
Meski begitu, ini bukan pertama kali Gading terlibat dalam film drama komedi. Gading mengaku tidak masalah jika nantinya dia harus mendapat label aktor komedi.
"Memang saya orangnya komedi. Jadi mungkin itu yang menjadi salah satu faktor Dian Sastro dan Mba Shanti milih kali ya (di film Guru-Guru Gokil)," tukasnya.
Berita Terkait
-
Beri Hadiah Ratusan Juta, Raffi Ahmad dan Nagita Gandeng Legenda Sepak Bola Italia di 'Padel Wars'
-
Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu Tawarkan Komedi Absurd dan Kritik Sosial dalam Balutan Gaya Mumblecore
-
Gisel & Gading Marten Adu Kemampuan Basket Bareng, Gempi Jadi Penyemangat di Tengah Lapangan
-
Gading Marten Tak Hadir di Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier, Ternyata Ada Alasan Tersendiri
-
Ternyata Bukan Agama Resmi, Gading Marten Akui Keyakinannya Berbeda dari Kebanyakan Orang Indonesia
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya