Matamata.com - Musisi Iwa K memang identik dengan musik rap. Malah banyak pengamat musik yang menilai musisi 48 tahun itu sebagai pendobrak musik rap di Indonesia.
Mencoba rendah hati, Iwa K menyamakan dirinya sebagai penikmat musik rap saja.
"Gue hanya menikmati aja kok. Gue nggak pernah bikin spanduk, gue pengin berjalan seperti penikmat aja gitu, rasa nikmat gue ke orang-orang," ujar Iwa K, ditemui di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2019).
Iwa K bercerita awal ketertarikannya pada musik rap yang diawali dari breakdance. Saat itu, Iwa baru duduk di bangku sekolah SMP, sekitar tahun 1983.
"Dimulai pas gue SMP tahun 1983-1984, gue seneng Hetpins. Makanya breakdacne itu musiknya yang mengiringi rep ya. Mulai di situ, gue jiplak-jiplak lirik," ungkap Iwa K.
Proses ini kemudian dinikmati Iwa K, mulai dari mendengarkan kaset berulang-ulang. Bahkan ia menyebut tak mudah untuk menjiplak lagu pada masa itu.
"Didengarin kaset diulang-ulang. Paling cepat setengah jam untuk dapat satu lirik penuh gitu. Di situ ngerap lalu ngeband waktu SMA. Tahun 1987 berangkat nge-rap, terus keracunan sampai sekarang," ujar Iwa K. (Revi C Rantung)
Berita Terkait
-
Demi Film 'Sayap Sayap Patah 2: Olivia', Arya Saloka Ubah Penampilan
-
Nita Gunawan Alami Kejadian Mistis di Film 'Anak Kunti': Wah Jantung Aku Mau Copot
-
Iwa K Jadi Korban Pencopetan, Malah Ketiban Rezeki Nomplok: Sedekah HP Kontan Diganti Motor, Alhamdulillah
-
Iwa K Ceritakan Momen Bertemu Teroris di Penjara: Kita Nge-blend dan Ngobrol
-
Iwa K Sewot Dimiripin sama Aktor Korea Son Suk Ku: Gak Gini Mainnya!
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya