Matamata.com - Reza Rahadian mengatakan dirinya berharap dapat kepercayaan lebih untuk menggali bakatnya sebagai seorang sineas untuk menjadi seorang sutradara di tahun depan.
"Kalo sekarang-sekarang ini belum (ingin jadi sutradara) rencananya mungkin tahun depan, mungkin," kata Reza Rahadian di Djakarta Teater Ballroom, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12/2019) malam.
Di samping itu, sebagai aktor multitalenta yang telah lama berkecimpung di industri film, ternyata Reza merasa ragu saat menjadi sutradara. Ia takut banyak menuntut kualitas akting yang ia harapkan pada pemainnya.
"Saya orangnya kalo menyutradarai saya tahu bagaimana bermain, jadi saya takut memberikan pressure yang kuat kalo saya mendirect pemain-pemain saya," ungkap Reza.
Tak hanya itu, saat berekspestasi dalam berakting Reza Rahadian selalu punya harapan dan pencapaian yang besar pada sebuah karya film.
Nanum hal itu justru mendorong Reza untuk terus melatih cara keseimbangan dan cara mengkontrol emosi yang baik agar keinginannya menjadi sutradara terwujudkan.
Berita Terkait
-
Garap Film 'Dayak', Ivan Bandhito Ungkap Sejarah Masyarakat Kalimantan
-
Sutradarai film 'Menjelang Magrib 2', Helfi Kardit Kemas Horor dengan Mencekam
-
Reza Rahadian Beri Restu Haru untuk Luna Maya dan Maxime Bouttier: Semoga Ini Pernikahan Pertama dan Terakhir
-
20 Tahun Berkarier, Reza Rahadian Ungkap Perjalanan Hadapi Haters dan Siapkan Program Spesial untuk Penggemar
-
Jadi Sutradara di Film 'Misteri Cek Khodam', Master Limbad Dapuk Bopak Castello dan Daus Separo
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya