Matamata.com - Sinetron "Terpaksa Menikahi Tuan Muda" (TMTM) sedang disorot di media sosial. Pasalnya sinetron ANTV ini diduga syuting di Lumajang, Jawa Timur, yang masih menjadi bagian dari lokasi bencana Gunung Semeru.
Di Twitter ramai dibahas cuplikan sinetron "TMTM" yang memperlihatkan momen dua pemainnya tengah beradegan di lokasi bencana Semeru. Salah satu akun yang membagikan potret itu adalah @mazzini_gsp.
Mengiringi unggahannya, akun Twitter itu menulis caption berisi kecaman sekaligus ajakan untuk memboikot sinetron "TMTM". Ia kecewa dengan keputusan tim produksi untuk mengambil adegan di lokasi bencana.
"Lokasi bencana Semeru dijadikan lokasi syuting Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM) sinetron dari ANTV. Tim sinetron sama pihak pemerintah Kabupaten yang kasih izin sama-sama gak ada empati dan gak ada otaknya. #BoikotFilmTMTM," cuit @mazzini_gsp.
Cuitan tersebut mendapat ramai tanggapan dari warganet. Banyak yang mengecam dan menyayangkan tindakan sinetron TMTM. Selain dianggap tak pantas syuting di lokasi bencana. Apalagi syuting sinetron ini, apapun alasannya, adalah untuk kepentingan komersil.
"Mikirrrrr!! Di mana ada di dunia ini tempat pengungsian bencana dijadiin tempat shooting???!" komentar akun Twitter.
"Mohon maaf. Kondisi semeru sendiri masih naik turun. Jika memang memiliki empati harusnya tidak melakukan itu. Semakin banyak massa yang di sana semakin susah untuk evakuasi. Jadi setidaknya kalau enggak bisa bantu jasa, bisa dengan bijak tidak datang untuk rekreasi bencana. Kami relawan kewalahan," sambung akun lain yang mengaku juga seorang relawan di lokasi bencana Gunung Semeru.
"Minimal ya, lo kalau mau bikin sinetron soal bencana, lo bikin lah settingnya sendiri, jangan numpang di bencana beneran. Sudah enggak ada otak, enggak ada empati, enggak mau modal pula ckckck," komentar lainnya.
"Ada namanya adab dan norma bro, kalau menurutmu itu fine-fine aja berati rasa empatimu hilang," ujar yang lain.
"Masyarakat kita memang aneh. Bencana didatengin buat ngonten. Sementara relawan berjibaku bantuin korban. Eh ini ada media gede nasional, bukannya ikut edukasi ke masyarakat, malah memanfaatkan tempat yang lagi kesusahan untuk jadi tempat shooting (sinetron)," tutur lainnya.
Berita Terkait
-
Sinis! Deddy Corbuzier Sentil Sinetron yang Syuting di Pengungsian Semeru
-
Deddy Corbuzier Sindir Pedas Sinetron yang Syuting di Pengungsian Semeru
-
Rebecca Tamara Minta Maaf karena Syuting di Pengungsian Bencana Semeru
-
Dihujat karena Syuting di Lokasi Bencana Semeru, Rebecca Tamara Bereaksi
-
Pengalaman Melly Goeslaw dan Anto Hoed di Lokasi Bencana Gempa
Terpopuler
-
Menag Nasaruddin Umar Ucapkan Selamat Paskah 2026, Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa
-
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP Pejuang Digital ke Wilayah 3T
-
Polisi Ungkap Motif Penyiraman Air Keras di Bekasi, Pelaku Dendam Sejak 2018
-
Kemensos Salurkan Bantuan Rp11,70 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Agam
-
KPK Usut Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa dalam Kasus Bupati Pati Sudewo
Terkini
-
Anak Indonesia Sampai Mars, Ini 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-anak Nonton 'Pelangi di Mars' di Bioskop!
-
Kualitas Film Indonesia Sudah Sampai Sini! Film 'Pelangi di Mars' Tawarkan Kualitas Animasi Kelas Dunia
-
Sejarah Baru! Film Sci-Fi Pelangi di Mars Resmi Tayang Serentak, Jadi Tonggak Inovasi Sinema untuk Anak Indonesia
-
Hari Pertama Tayang, 'Titip Bunda di Surga-Mu' Bikin Bioskop Banjir Air Mata hingga Dipuji Anies Baswedan
-
Meriam Bellina dan Ikang Fawzi Perankan Orang Tua yang Hadapi Ujian Terberat di Film 'Titip Bunda di Surga-Mu'