Matamata.com - Yeni Inka kembali melantunkan lagu lawas ciptaan Tegur Ribawanto bertajuk 'Kere Munggah Bale'.
Di bawah naungan DC Musik, Yeni Inka merilis official live musik lagu 'Kere Munggah Bale' pada 6 Juli 2022 kemarin.
Lagu 'Kere Munggah Bale' yang dinyanyikan Yeni Inka kini menembus trending nomor 17 di YouTube dalam kategori musik. Berikut adalah lirik lagunya.
KERE MUNGGAH BALE
Mas Parno, sayang
Saiki aku wis penak tenan
Sandhang pangan ra kekurangan
Mergo saiki wis dadi biduan
Mas Parno, sayang
Gayaku wis koyo wong gedongan
Mulo saiki wis ra kelingan
Karo kowe sing ndadekke biduan
Aku eling
Mbiyen pancen dodol sego kering
Bareng saiki jenengku kondang
Aku njur lali karo kahanan
Aku eling
Mbiyen pancen dodol sego kucing
Tapi saiki dadi wong gedhe
Mergo koyo kere munggah bale
Mas Parno, sayang
Senajan aku wis ora kelingan
Tulung aku didongaake
Mugo-mugo ra bakal dadi kere.
Berita Terkait
-
Lirik Lagu Nemu - Yeni Inka, Trending di Youtube
-
Lirik Lagu Nemen dan Terjemahan, Trending di YouTube
-
Lirik Lagu Nemen - Yeni Inka, Trending di YouTube
-
Kenalan di Hutan, Yeni Inka sempat Selingkuh dengan Polisi Sebelum Menikah
-
Dinikahi Polisi, Ini 7 Adu Gaya Yeni Inka dan Uut Permatasari Pakai Seragam Bhayangkari
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya