Matamata.com - Film drama komedi Detektif Jaga Jarak akan meramaikan bioskop Indonesia pada 1 Juni 2023 mendatang. Film ini adalah proyek kolaborasi dari rumah produksi Seven Sunday Films dan Temata Studios.
Disutradarai oleh Rahabi Mandra yang sekaligus jadi penulis naskahnya, Detektif Jaga Jarak menyajikan kisah kehidupan sehari-hari selama masa pandemi Covid-19. Isu utama yang diangkat adalah tentang maraknya perselingkuhan yang terjadi selama pandemi berlangsung.
Di balik alur cerita yang unik dan relevan dengan kehidupan masyarakat, tersimpan sejumlah fakta menarik yang sayang jika dilewatkan. Penasaran apa saja fakta film Detektif Jaga Jarak? Kepoin ulasannya berikut.
1. Usung isu perselingkuhan
Maraknya kasus perselingkuhan menjadi inspirasi yang mendasari pembuatan film Detektif Jaga Jarak. Isu yang selalu menarik perhatian itu dikemas dengan bumbu komedi romantis sehingga menghibur tapi juga sarat makna.
2. Judulnya sangat relevan
Mengambil setting waktu ketika pandemi judul Detektif Jaga Jarak sangat relevan dengan situasi yang terjadi beberapa tahun ke belakang. Jaga jarak juga menjadi tips agar tidak terjebak perselingkuhan. Bahwa semua orang yang tak ingin membuka celah untuk selingkuh harus menjaga jarak dengan pihak-pihak yang memungkinkan terjadinya perselingkuhan.
3. Berikan banyak pelajaran yang bisa diambil
Salah satu pelajaran dari film Detektif Jaga Jarak yang ingin disampaikan oleh tim produksi adalah tentang pentingnya menjaga jarak dan kepercayaan. Membangun kepercayaan dengan menjaga jarak dari hal-hal yang menjurus pada perselingkuhan akan menyelamatkan bahtera rumah tangga yang sudah dibina.
4. Tampilkan determinasi dari pemain utama yang menginspirasi
Almond Surendra yang merupakan tokoh utama diceritakan sebagai sosok yang kuat dengan prinsipnya. Ia sepenuh hati melakukan profesinya sebagai konsultan pernikahan dan berusaha membuat kliennya mempertahankan rumah tangganya. Komitmennya pada kesetian dan kepercayaan dalam hubungan diharapkan bisa jadi inspirasi untuk penonton.
5. Adopsi gaya Pixar
Seven Sunday Films dan Temata Studios mengadopsi gaya Pixar dalam proses produksi. Mulai pembentukan tim dari pekerja kreatif yang memahami story telling hingga proses riset dan pengembangan. Sehingga Detektif Jaga Jarak memiliki unsur komedi yang tasteful dan otentik.
6. Proses syuting dengan protokol kesehatan
Detektif Jaga Jarak mulai diproduksi pada 11 September 2021 dan berlangsung selama sekitar 15 hari. Selama syuting, protokol kesehatan diterapkan dengan ketat karena masih dalam masa pandemi.
7. Jadwal rilisnya mundur
Awalnya Detektif Jaga Jarak dijadwalkan rilis pada bulan Februari 2022. Kemunduran perilisan film ini cukup lama lebih dari setahun. Akhirnya setelah lama dinanti, film yang dibintangi Marthino Lio ini akan tayang pada 1 Juni 2023 besok.
8. Daftar pemain
Detektif jaga jarak menggaet sederet artis berbakat untuk menjadi pemainnya, seperti:
Marthino Lio sebagai Almond Surendra, konsultan pernikahan yang jadi detektif
Bimasena Prisai Susilo sebagai Takdir, pengamen yang aslinya detektif perselingkuhan
Givina Lukitadewi sebagai Arum, kekasih Almond
Hana Malasan sebagai Citra
Tubagus Ali sebagai Teddy
Debby Sahertian sebagai Bu Utami
Unang sebagai Pak Junaedi
Itu tadi sederet fakta Detektif Jaga Jarak yang akan menyuguhkan cerita lucu tapi penuh dengan pesan dan pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga jarak dan kepercayaan. Jadi makin nggak sabar menonton akting Marthino Lio sebagai konsultan pernikahan yang alih profesi jadi detektif yang menyelidiki perselingkuhan, kan? Kita tunggu saja filmnya di bioskop sebentar lagi.
Berita Terkait
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
-
Vino G. Bastian Ungkap Film 'Tanah Runtuh', Berdayakan Pemain Down Syndrome
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya