Matamata.com - Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, menyatakan bahwa penerbitan buku "Presiden Solusi: Problem Solving Ala Prabowo Subianto" merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk merekam perjalanan kebijakan harian di lingkungan istana.
Langkah ini diambil untuk memperkecil celah komunikasi dengan masyarakat, sekaligus mendokumentasikan transformasi pemerintahan secara sistematis.
"Bagi orang-orang yang bekerja di kantor Presiden, kalian memiliki beban sejarah untuk menuliskan dan merekam sejarah kemenangan," ujar Dirgayuza usai peluncuran buku tersebut di University Club, Jakarta, Senin (8/6/2026) malam.
Dirgayuza mengungkapkan, pembuatan buku ini terinspirasi dari biografi Ted Sorensen—penulis pidato Presiden AS John F. Kennedy. Sorensen menekankan pentingnya orang-orang di lingkar dalam kepresidenan untuk mendokumentasikan berbagai peristiwa penting yang mereka saksikan.
Di sisi lain, ia menyoroti adanya kesenjangan pemahaman publik terhadap berbagai program pemerintah. Selama ini, masyarakat dinilai baru sebatas mengetahui program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat. Namun, banyak yang belum memahami urgensi di balik lahirnya program-program tersebut.
Untuk itu, buku "Presiden Solusi" dikemas dengan format sederhana agar publik mudah memahami tantangan serta solusi yang disiapkan Presiden Prabowo Subianto. Narasi didalamnya menampilkan perbandingan 'sebelum dan sesudah' kebijakan, sehingga kerja pemerintah terlihat lebih utuh.
Berdasarkan catatan tim kepresidenan, Presiden Prabowo telah mengeluarkan sedikitnya 108 solusi dalam memecahkan berbagai tantangan bangsa selama 1,5 tahun memimpin Indonesia.
Ratusan solusi tersebut dirangkum secara taktis oleh tiga penulis yang merupakan tim internal istana, yakni Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari, Dirgayuza Setiawan, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Analisis Data Strategis Agung Gumilar Saputra.
Muhammad Qodari menambahkan, gagasan buku ini berangkat dari upaya merekam langkah transformasi menuju Indonesia yang lebih maju.
"Menuju Bapak Transformasi Bangsa, rekam jejaknya kita catat di buku 'Presiden Solusi' ini. Ada 108 solusi dan akan terus bertambah karena ini baru data awal," kata Qodari.
Ia berharap buku ini dapat menjadi rujukan utama bagi masyarakat, akademisi, dan media untuk memahami arah perubahan serta cetak biru kebijakan yang sedang diorkestrasi oleh pemerintah saat ini. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
DPR Dukung Moratorium Dapur Badan Gizi Nasional untuk Makan Bergizi Gratis
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
Terpopuler
-
Bapanas Kawal Mutu Beras Ekspor ke Malaysia, Bulog Sebut Harga di Atas HET
-
Tim Kepresidenan Rilis Buku 'Presiden Solusi', Dokumentasikan 108 Kebijakan Prabowo Subianto
-
Mentan Koordinasikan Rencana Kenaikan HET Minyakita ke Mendag dan Menko Pangan
-
Modus Samarkan CPO Jadi Limbah, Kejagung Serahkan 11 Tersangka Korupsi ke JPU
-
Yusril Ihza Mahendra Buka Suara Soal Dugaan Kasus Korupsi Imigrasi di KPK
Terkini
-
Bapanas Kawal Mutu Beras Ekspor ke Malaysia, Bulog Sebut Harga di Atas HET
-
Mentan Koordinasikan Rencana Kenaikan HET Minyakita ke Mendag dan Menko Pangan
-
Modus Samarkan CPO Jadi Limbah, Kejagung Serahkan 11 Tersangka Korupsi ke JPU
-
Yusril Ihza Mahendra Buka Suara Soal Dugaan Kasus Korupsi Imigrasi di KPK
-
KPK Dalami Peran Pemilik Maktour Fuad Hasan Masyhur di Kasus Korupsi Kuota Haji