Matamata.com - Atta Halilintar baru saja menghebohkan publik karena mencetak rekor sebagai YouTuber pertama se-Asia Tenggara yang memiliki 11 juta subscribers.
Prestasinya sebagai pegiat konten YouTube itu diumumkan pada Selasa (19/2/2019) lalu. Ia pun dibanjiri pujian oleh para penggemarnya.
Di sisi lain, ternyata masih ada netizen yang tak menyukai kabar gembira dari Atta Halilintar. Para haters mencibirnya dengan mencemooh konten Atta di YouTube.
Menanggapi hal tersebut, Atta tak tinggal diam. Putra sulung keluarga Gen Halilintar ini mengungkapkan responsnya di Instagram story.
"Jangan Hanya Nyinyir Tapi Lakukan! Jangan Cuma Bacot Tapi Tunjukkan! Jangan Kebanyakan Janji tapi Buktikan! - AH-," tulis Atta.
Tangkapan layar story itu kemudian diunggah ulang akun @bukan_lambe_turah. Di kolom komentar unggahan itu, rupanya Atta diberondongi dukungan dari netizen.
"Ambil semua positif nya dari ata,tatakrama sopan santun dan kerja kerasnya patut dicontoh guys!" tulis seorang netizen.
"saya salute sama Atta patut di contoh , kerja keras , sopan , baik, jgn lupa tetap santai jangan kerja terus nanti hilang masa mudamu," komentar yang lainnya.
Berita Terkait
-
Prabowo di KTT Ke-48 ASEAN: Jadikan Asia Tenggara Zona Perdamaian Dunia
-
Indonesia Pertama Kalinya Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Finswimming Asia Tenggara
-
Selamat! Atta Halilintar hingga Fenita Arie, Raih Juara 3 Ajang 'TOSI Season 4'
-
VinFast dan Misi Besar Asia Tenggara Mengejar Revolusi Mobil Listrik Dunia
-
Masuk Babak Final TOSI Season 4 SCTV, Raffi Ahmad Siapkan Strategi Khusus
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo