Matamata.com - Dul Jaelani, selama ini cuek terhadap serangan para haters padanya. Ia kerap memilih diam jika ada yang berkomentar sinis.
Tapi kali ini tampaknya putra paling kecil Ahmad Dhani dan Maia Estianty ini lelah bungkam. Meski tidak bertindak secara nyata, Dul Jaenali bereaksi lewat tulisan.
Ia membeberkan definisi haters versi dirinya. Menurut Dul Jaelani, haters adalah orang bodoh karena jika tidak, ia tak akan jadi haters.
"Haters adalah orang bodoh. Mengapa? Karena kalau ia pintar, tidak mungkin jadi haters. Sekian, maaf, makasih," tulis Dul Jaelani.
Selain itu, menurut Dul Jaelani, haters hanya peduli pada gosip saja. Bukannya membuka mata dan pikiran untuk hal-hal yang lebih indah lainnya.
"Dan haters kalau lihat beginian, mereka tidak akan takjub. Karena mereka hanya takjub pada godip. #MakassarIndah," tulis Dul.
"Namun haters tak usah khawatir, karena saya juga bodoh. Bahaya kalau sadar pintar. Duhai haters, terkadang yang terbodoh dan yang terlemah dalam diri kita adalah yang terpenting," tutup Dul Jaelani.
Tak diketahui pasti serangan apa yang didapat oleh Dul Jaelani. Hanya saja, ia sedikit lebih sensitif sejak Ahmad Dhani dibui.
Berita Terkait
-
Perdana Tampil di 'The Icon Indonesia', Sienna Spiro Bangga
-
Presiden Prabowo dan Sejumlah Menteri Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju
-
Hadirkan Lagu 'Aku Juga Manusia', Awdella Didukung Maia Estianty dan Rossa
-
Ahmad Dhani Disemprit Ketua Komisi XIII DPR saat Rapat UU Hak Cipta
-
Ahmad Dhani Polisikan Seorang Perempuan karena Diduga Lakukan Perundungan terhadap Anaknya
Terpopuler
-
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU Sudah Aman dan Lancar
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo