Matamata.com - Satu tahun sudah, Sahakira Aurum menjalani perawatan intensif di Singapura. Selama satu tahun itu juga, Denada menuliskan isi hatinya yang kemudian dikemas ke dalam satu buah lagu.
Tulisan-tulisan Denada selama satu tahun tersebut berisi mengenai perasaannya saat berada di titik rendah hidupnya. Rasa khawatir dan ketakutan yang berkecamuk.
Denada juga mengakui bahwa selama satu tahun ini ia kerap meneteskan air mata tatkala kesabarannya sudah diambang batas.
''Alhamdulillah.
Setahun sudah kami di Singapura. Menjalani ketetapan Allah SWT. Ketetapan. Karena kami hamba Nya, milik Nya. Dan maka apapun yang menjadi ketetapan Rabb kami, tugas kami menjalaninya sebaik mungkin.•
•
Lagu ini adalah dari tulisan2 ku selama setahun ini. Di titik2 terendahku, di kecamuk khawatir dan takutku, di tiap tetes air mata, disisi batas kekuatan yg sungguh tak seberapa..ada syukur yang tiada terhingga. Rabb ku tak pernah meninggalkan kami. Terimakasih Yaa Allah.•,'' tulis Denada dalam unggahannya.
''Lagu ini untuk mu Shakira, anakku.
Untuk mu Ryu, untuk mu Bima, Rafi, Javier, dan untuk semua anak-anak istimewa yang telah dipilih Tuhan untuk menjalani ketetapan Nya ini. Lagu ini untuk Papa nya Shakira @jerryaurum, untuk Mbak @listya_icu dan Pak @reinaldo_limantara (Mama dan Papa Ryu), Pak @wahyuuanggoro dan istri (Mama dan Papa Bima), Mama Papa Javier @javier_eden_go, Ibu nya Rafi dan semua orang tua yang sedang berjuang bersama dengan anak2nya. Inilah pengingat untuk nanti, bahwa kita pernah menjalani perjuangan ini bersama dengan anak kita, bahwa kita memiliki satu sama lain, bahwa kita akan melalui ini semua dengan baik, dan yang terpenting, bahwa Tuhan Sungguh Maha Baik, Maha Penolong, Maha Pemelihara hamba2Nya dan Ia tidak akan pernah meninggalkan kita.•,'' tulis Denada.
Dalam unggahannya ini Denada berpesan bahwa lagu tersebut bisa sebagai pengingat perjuangan para orang tua dan anaknya untuk sembuh.
Hasil keuntungan dari lagu ini akan didonasikan Denada kepada anak-anak Indonesia pejuang leukimia dan kanker. Mulia sekali ya Denada ini.
Berita Terkait
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Lewat Lagu 'Sampai Kapan Kupendam', Asbak Band Ceritakan Cinta Dalam Diam
-
Penuh Emosi dan Kecewa, Band Dadali Resmi Rilis Lagu 'Disaat Kau Berubah'
-
Lewat Lagu 'Jangan Ngebut', Cantika Davinca ungkap Kegelisahan Cinta
Terpopuler
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
-
Kisahkan Tragedi Tsunami Aceh! Abidzar hingga Cinta Brian, Ungkap Sinetron 'Lautan Cinta'
-
Mensesneg Prasetyo Hadi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK
-
Pemprov DKI Siapkan Anggaran LPDP Khusus Jakarta Rp100 Miliar untuk Tahun Depan
-
Italia Tegaskan Tak Terlibat Operasi Militer AS terhadap Iran
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo