Matamata.com - Penyanyi Andmesh Kamaleng akhirnya berbicara perihal kariernya sebagai solois di industri musik Tanah Air usai dinobatkan sebagai juara pertama Rising Star musim kedua.
"Pas di ajang pencarian bakat, kita jalani enak karena disorot kamera terus dan sudah ada yang ngatur. Ternyata pas kita keluar (dari kompetisi) beda banget," kata Andmesh Kamaleng di kantor Suara.com, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).
"Itu bener kata-kata musisi yang bilang lebih berat perjalanan karier kalian nantinya sesudah keluar itu benar. Itu sangat sulit menyesuaikan di industri musik," sambungnya lagi.
Gelar sebagai pemenang pun tidak menjamin eksistensi Andmesh Kamaleng di panggung musik Indonesia. Bahkan single debutnya, 'Jangan Rubah Takdirku' sempat tak laku dipasaran.
"Waktu itu Andmesh nunggu antrean rilis single. Untungnya Andmesh yang pertama. Pas itu lagunya nggak naik, sempat kepikiran banget," sambungnya lagi.
Beruntung single selanjutnya lelaki asal Nusa Tenggara Timur ini disambut positif oleh masyarakat. Dari situlah, karier Andmesh Kamaleng pun dimulai.
"Dan pas rilis lagu 'Cinta Luar Biasa', itu bikin Andmesh semakin dikenal. Karena lagu itu bikin lagu-lagu Andmesh dikenal banyak orang. Semua emang butuh proses. Emang susah," pungkasnya.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Indonesia Raih Juara Umum World Para Athletics Grand Prix 2026 di Tunisia
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Lewat Lagu 'Sampai Kapan Kupendam', Asbak Band Ceritakan Cinta Dalam Diam
-
Penuh Emosi dan Kecewa, Band Dadali Resmi Rilis Lagu 'Disaat Kau Berubah'
Terpopuler
-
ART di Cileungsi Tewas Diduga Dianiaya 3 Rekannya, Pihak Keluarga Korban Tuntut Keadilan
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo