Matamata.com - Aktor Iko Uwais mengungkap awal mula bisa bergabung dalam film Stuber. Katanya, tawaran tersebut datang langsung dari sang sutradara, Michael Dowse.
"Kebetulan habis selesai syuting Mile 22 itu kurang lebih dua minggu, lalu ke Indonesia. Lalu dapat kabar dari bang Ricky Siahaan (manajer) dapat tawaran lagi dari Fox, judulnya Stuber. Jadi sutradaranya langsung yang menghubungi, namanya Michael Dowse," ujar Iko Uwais di XXI Epicentrum, Jakarta Seatan, Senin (24/6/2019).
Di situ, Michael Dowse menjelaskan inti dari jalan cerita hingga karakter yang bakal dimainkan oleh Iko Uwais di Stuber.
"Kita ngobrol, videocall bertiga. Dia menceritakan salah satu ceritanya dan karakter saya. Wah ini lumayan tertarik ya. Warnanya beda dari sebelumnya buat saya," ujar Iko Uwais.
"Dan iya dua minggu dapat tawaran. Nggak sampe sebulan di rumah, saya kerja lagi kurang lebih dua bulan syutingnya," katanya lagi.
Suami Audy Item ini pun berharap aktingnya dalam Stuber bisa mendapat respons positif. Pasalnya, ini kali perdana Iko Uwais membintangi film bergenre aksi komedi.
"Mudah-mudahan bisa diterima sama teman-teman karena ini pengalaman pertama dan karakter saya juga pertama buat itu," ucapnya.
Film Stuber menceritakan tentang seorang pengemudi Uber yang terlibat penyelidikan bersama seorang polisi. Selain Iko Uwais, film yang bakal tayang di bioskop pada 24 Juli mendatang ini juga dibintangi Dave Bautista dan Kumail Nanjiani.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Gebrakan Baru Sinema Laga! Film 'TIMUR' Resmi Tayang Hari Ini: Debut Sutradara Iko Uwais yang Fenomenal dan Emosional
-
Final Trailer TIMUR: Aksi Brutal, Persaudaraan, dan Emosi Mendalam dari Iko Uwais
-
5 Hal tentang Iko Uwais: Dari Merantau ke Hollywood, Kini Kembali Membangkitkan Sinema Aksi Indonesia
-
Dari Jakarta Hingga Jayapura, Special Screening Film Timur Banjir Antusiasme Penonton
-
Citrakan Prabowo Subianto, Iko Uwais Tanggapi Pro Kontra Film 'Timur'
Terpopuler
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
-
BGN Perkuat Kerja Sama ASEAN, Bagikan Praktik Terbaik Program Makanan Bergizi Gratis
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo