Matamata.com - Semenjak di penjara, tersangka kasus ikan asin Rey Utami menjadi lebih religius. Hal itu disampaikan kuasa hukumnya, Burhanuddin di Polda Metro Jaya, Senin (29/7/2019).
Burhanuddin menyebut Rey Utami rajin melakukan ibadah sunnah di dalam penjara. Ia pun mengklaim melihat langsung perubahan sikap kliennya itu.
"Iya, dia (Rey Utami) religi. Kalau saya lihat, dia bawa tasbih, puasa Senin-Kamis. Memang belum berhijab, tapi ibadah sunnahnya itu dijalankan," ujar Burhanuddin.
Tak sampai di situ, Burhanuddin juga menyebut Rey Utami akan berhijab jika penangguhan penahanannya dikabulkan oleh penyidik.
"Kalau dia keluar (penjara), dia akan berhijab. Dia banyak zikir, puasa Senin-Kamis, sudah dapat hidayah," sambungnya lagi.
Seperti diketahui, Rey Utami dan sang suami Pablo Benua serta Galih Ginanjar ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Ketiganya ditahan di Polda Metro Jaya sejak 12 Juli 2019. (Ismail)
Berita Terkait
-
Ustaz Solmed Malu-malu saat Disenggol soal Isi Rekening oleh Rey Utami: Nolnya Ada 12?
-
Bukan Warisan Suami, Muzdalifah Blak-blakan soal Asal-usul Rumah Mewahnya
-
Wirang Birawa Ramal Tahun 2024 Artis Inisial 'RI' Diselingkuhi Suami: Ria Ricis?
-
Master Firasat Wirang Birawa Sebut Ada Artis Wanita Inisial RI yang Diselingkuhi, Instagram Rey Utami Banjir Dukungan
-
Pengen Punya Duit Rp4 Triliun Kayak Pablo Benua? Ini Rahasianya
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo