Matamata.com - Masa penahanan trio Ikan Asin yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami akan genap 40 hari hingga 9 September mendatang. Bila berkas ketiganya belum juga dinyatakan lengkap alias P21, Galih, Pabo, dan Rey berpeluang bebas.
Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Galih Ginanjar, Rihat Hutarabat. Namun, bila pun Galih, Rey Utami dan Pablo Benua keluar penjara, namun kasus hukum mereka akan tetap berjalan.
"40 hari itu jatuhnya di tanggal 9 bulan depan (September). Dia (Galih Ginanjar) bisa bebas, tapi dia bebas itu lepas dari tahanan, tapi berkas tetap jalan. Artinya sekarangkan ditahan, mereka (Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami) bisa di luar tanpa adanya penahanan," kata Rihat Hutabarat, saat dihubungi Sabtu (31/8/2018).
Untuk sekarang, kata Rihat, pihak penyidik masih melakukan penyidikan tehadap kasus trio "Ikan Asin" tersebut.
"Untuk saat ini masih ditahan, kemarin informasi dalam penelitian itu berkas penyidik," jelas Rihat.
Sementara itu, soal rumor Galih Ginanjar bebas pada hari ini juga dimentahkan langsung oleh Rihat Hutabarat. "Belum, untuk itu belum ada pembebasan," kata Rihat. (Revi Cofans Rantung)
Berita Terkait
-
Ustaz Solmed Malu-malu saat Disenggol soal Isi Rekening oleh Rey Utami: Nolnya Ada 12?
-
Bukan Warisan Suami, Muzdalifah Blak-blakan soal Asal-usul Rumah Mewahnya
-
Wirang Birawa Ramal Tahun 2024 Artis Inisial 'RI' Diselingkuhi Suami: Ria Ricis?
-
Master Firasat Wirang Birawa Sebut Ada Artis Wanita Inisial RI yang Diselingkuhi, Instagram Rey Utami Banjir Dukungan
-
Pengen Punya Duit Rp4 Triliun Kayak Pablo Benua? Ini Rahasianya
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo