Matamata.com - Atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap mantan istrinya, Angel Lelga, Vicky Prasetyo telah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).
Kuasa hukum Vicky Prasetyo, Marloncius Sihaloho mengatakan, selama tiga jam pemeriksaan, penyidik kepolisian mengajukan sekitar dua puluh pertanyaan kepada kliennya.
"Untuk penyidik tadi melontarkan pertanyaan ke klien kami Vicky Prasetyo itu hampir sekitar dua puluhan pertanyaan lah," kata Marloncius Sihaloho di Polres Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019) malam.
Marloncius menjelaskan, pertanyaan penyidik seputar penggerebekan yang dilakukan kliennya terhadap Angel Lelga. Atas penggerebekan tersebut, Vicky dietahui menuduh Angel berzina dengan Fiki Alman.
"(Pertanyaan penyidik) seputar perihal masih berhubungan dengan kasus penggerebekan tahun lalu tepatnya November 2018, jadi atas laporan balik Angel Lelga perihal pencemaran nama baik dan undang undang ITE," ujarnya.
Sementara itu Vicky Prasetyo sendiri diam-diam sudah meninggalkan Polres Metro Jakarta Selatan. Awak media yang menunggu sejak sore kecele.
"Untuk penyidikan untuk saat ini hari ini selesai, tapi kami tetap menunggu, kami tetap kooperatif apabila memang ada BAP lanjutan dari pihak penyelidikan kami sebagai warga negara yang taat akan hukum kami akan hadapi," kata Marloncius.
Berita Terkait
-
Peduli Bencana Alam! Vicky Prasetyo bersama Tim Solidarity Squad, Salurkan Bantuan 30 Ton Sembako ke Aceh
-
Selamat! Vicky Prasetyo jadi Ketua Umum Organisasi Sosial: Anggotanya Sudah 34 Provinsi
-
Bangun 23 Villa Senilai Rp 12 Miliar, Vicky Prasetyo Rambah Bisnis Wisata
-
Gandeng Desainer Kara Brides, Vicky Prasetyo Mau Nikah Lagi
-
Bact To Stelan Pabrik? Tabiat Asli Marshanda Dikuliti Warganet Usai Posting Foto Vulgar Bareng Cowok Bule: Pantes...
Terpopuler
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
-
KDM Alihkan Hadiah Sayembara Rp250 Juta untuk Masa Depan Korban Penyekapan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo