Matamata.com - Mengenai komentar negatif haters yang diterima usai potongan videonya viral di sosial media, penyanyi Agnez Mo angkat bicara. Dalam video tersebut, dia mengaku tidak memiliki darah Indonesia.
Alih-alih kesal, Agnez Mo justru bersikap santai. Pelantun Coke Bottle ini rupanya tidak mau ambil pusing.
"Kalau sampai gimana-gimana, kita mesti tahu ini orang tahu saya apa nggak? Kalau nggak, ya nggak usah terlalu dipikirin (komentarnya)," kata Agnez Mo di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Sabtu (11/1/2020) malam.
"Kecuali keluarga saya yang bilang, misalkan mamih atau kakak saya. Nah itu baru kita dengar, karena mereka tahu saya," sambungnya lagi.
Penyanyi berusia 33 tahun itu juga bilang hanya akan mendengarkan komentar-komentar positif terhadap dirinya.
"Contoh ada satu orang yang ngomong, sementara ada 1.000 orang yang mendengarkan, tak tahu apa-apa, dan hanya men-support. Ya sudah nggak usah mikirin ke orang ini, kita mikirin komentar yang 1.000 aja," jelas Agnez Mo.
Ditambah, Agnez Mo menyadari punya memiliki banyak kekurangan. Karena itu, dia mengaku akan terus belajar buat menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
"Jadi buat saya pasti saya tidak perfect (sempurna) di mata orang, kalau perfect berarti kita Tuhan. Tapi kan saya belajar menjalani proses menjadi manusia bukan hanya menjadi artis," pungkas Agnez Mo.
Berita Terkait
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
-
Lewat Lagu 'Sampai Kapan Kupendam', Asbak Band Ceritakan Cinta Dalam Diam
-
Penuh Emosi dan Kecewa, Band Dadali Resmi Rilis Lagu 'Disaat Kau Berubah'
-
Lewat Lagu 'Jangan Ngebut', Cantika Davinca ungkap Kegelisahan Cinta
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
Terpopuler
-
Prabowo Targetkan Pangkas Jumlah BUMN Jadi 250 Perusahaan dalam Dua Tahun
-
Mentan Amran Sulaiman Kumpulkan Rektor Indonesia Timur, Garap Inovasi Pertanian
-
Presiden Prabowo Ingin Rutin Bertemu Rektor Tiap Bulan, Serap Masukan untuk Hadapi Tantangan Global
-
ART di Cileungsi Tewas Diduga Dianiaya 3 Rekannya, Pihak Keluarga Korban Tuntut Keadilan
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo