Dokter Boyke dan Deddy Corbuzier (YouTube/Deddy Corbuzier)

Matamata.com - Saat ini, publik tengah dikejutkan dengan kasus seorang psikolog yang diduga melakukan tindakan di luar batas profesinya.

Mengaku heran, Deddy Corbuzier bahkan meminta langsung pendapat Dokter Boyke sebagai seksolog ternama di Indonesia. Hal ini terlihat jelas dalam chanel YouTube, Deddy Corbuzier pada Sabtu (22/2).

"Tapi dokter ngikutin kasus belakangan nggak, nggak usah sebut nama," ujar Deddy Corbuzier.

Baca Juga:
Deddy Corbuzier Dihujat Bahas Kematian Ashraf Sinclair di YouTube

"Sempat denger-denger aja, ya gimana ya, kalau orang memanfaatkan kemampuan-kemampuannya. Kalau orang di kedokteran kan ada etika ya, profesi," terang Dokter Boyke.

"Tapi bahkan katanya profesinya juga bukan," timpal Deddy Corbuzier.

"Oh iya?," sahut Dokter Boyke kaget.

Baca Juga:
Foto Bareng Cinta Laura yang Perutnya Sixpack, Deddy Corbuzier Tahan Napas

Dokter Boyke dan Deddy Corbuzier (YouTube/Deddy Corbuzier)

"Iya gitu katanya nggak psikolog karena baru s1 psikolognya," ungkap Deddy Corbuzier.

"Ya itu harusnya persatuan dari psikologinya yang melakukan penegoran ya kepada dia," jelas Dokter Boyke.

Lebih lanjut, Deddy Corbuzier juga menceritakan tentang sosok psikolog yang tengah viral karena sampai membujuk pasien ke kamar untuk terapis.

Baca Juga:
Diajak Deddy Corbuzier Main TikTok, Ekspresi Najwa Shihab Disorot

"Dia kan memancing pasiennya untuk datang ke kamar, makanya disebutnya dengan predator. Kan sebenarnya kalau dia mau gila mau main cewek doang bisa aja bayar ps*," kata Deddy Corbuzier.

"Tapi kan ini, imajinasinya beda. Kalau ini dia ngerasa dia mencari dan pasien yang dicarinya sesuai fantasi dia dong. Kemudian ada permasalahan jadi merasa lebih superior secara psikologi karena orang kan konsultasi sama dia. Kemudian diajak begitu karena ada orang-orang yang butuh perlindungannya," jelas Dokter Boyke kembali.

Dokter Boyke dan Deddy Corbuzier (YouTube/Deddy Corbuzier)

"Mungkin itu bagian dari fantasi seksnya dia. Cuma yang saya sayangkan kenapa dia mengaku sebagai terapis kalau dia begitu, terapis apapun tidak boleh. Apalagi sampai nge-wa dan nge-dm gitu nggak boleh," terang Dokter Boyke.

"Terus yang saya heran kenapa ceweknya mau, kan kalau 'dia' atau pasien fikirkan kayak begini 'gue' laporin ini langsung. Berarti 'dia' mungkin juga ada rasa mungkin 'gue' nyoba juga sama psikiater gue. Tapi kalau di luar negeri, psikiater gitu kalau di film-film ada juga," ungkap Dokter Boyke.

"Nah, ini susah ngejeratnya juga kalau secara hukum. Kan 'gue' ngelakuin karena mau sama mau. Masih inget kasusnya RS yang di London itu kalau itu tidak mau sama mau karena 'dia' dibius. Kalau ini kan 'gue' nggak ngebius 'dia', 'dia' bisa teriak kalau memang nggak mau dan ngelaporin polisi. Malah mungkin bayarin room-nya dan lain-lain," pungkas Dokter Boyke.

Load More