Matamata.com - Pada Senin (16/3/2020) kemarin, video pencemaran nama baik yang dikenal dengan nama "Ikan Asin" diputar dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar sebagai terdakwa menyaksikan pemutaran dua video yang menyeret nama FairuzA Rafiq tersebut.
Pertama video Ikan Asin yang menampilkan Rey Utami dan Galih Ginanjar. Kedua video klarifikasi Pablo Benua dan Rey Utami.
Saat pemutaran video pertama Galih Ginanjar dan Rey Utami diputar, kuasa hukum Pablo Benua dan Rey Utami, Rihat Hutabarat sempat meminta intruksi agar video itu tidak diputar.
Namun dengan isyarat tangan, permintaan itu ditolak oleh ketua hakim. Video klarifikasi Pablo Benua dan Rey Utami pun diputar.
Ketua hakim pun bertanya kepada Jaksa Penuntun Hukum (JPU) terkait berkas tuntutan kasus "Ikan Asin" usai seluruh ruangan selesai menyaksikan video tersebut.
"Kami belum siap untuk berkas tuntutannya. Kami minta waktu satu minggu," jawab JPU kepada ketua hakim.
Kemudian ketua hakim menyetujui permintaan JPU dengan mengetuk palu dan sidang ikan asin akan dilanjutkan pada Rabu (18/3/2020) mendatang. [Evi Ariska]
Berita Terkait
-
Ustaz Solmed Malu-malu saat Disenggol soal Isi Rekening oleh Rey Utami: Nolnya Ada 12?
-
Bukan Warisan Suami, Muzdalifah Blak-blakan soal Asal-usul Rumah Mewahnya
-
Wirang Birawa Ramal Tahun 2024 Artis Inisial 'RI' Diselingkuhi Suami: Ria Ricis?
-
Master Firasat Wirang Birawa Sebut Ada Artis Wanita Inisial RI yang Diselingkuhi, Instagram Rey Utami Banjir Dukungan
-
Pengen Punya Duit Rp4 Triliun Kayak Pablo Benua? Ini Rahasianya
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo