Matamata.com - Karena sedang wabah virus corona, bisnis butik Ivan Gunawan hanya melayani penjualan secara online.
"Kalau outlet memang semua saya tutup. Tapi saya memberlakukan pembelanjaan lewat online, karena saya menghindari costumer datang ke toko dan seperti itu," kata Ivan Gunawan, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2020).
Ivan Gunawan menemukan kendala dalam memberi gaji karyawan. Namun host Brownis Trans TV ini menutupnya dengan berjualan peyek sehingga bisa menghindari para pekerjanya di-PHK.
"Gaji karyawan ya pasti ada, ya ada (kendala). Tapi gimana caranya tetap berusaha. Jadi dengan saya berjualan peyek, ya kan," ungkap Ivan Gunawan.
"Jadi maksudnya, income di butik lagi nggak terlalu banyak, tapi ternyata bisa berjualan makanan," imbuhnya.
Beruntung usaha makanan berupa peyek disukai banyak orang. Sehingga bisa menghindari karyawannya di-PHK.
"Ternyata responnya juga lumayan baik. Jadi bisa menutup kebutuhan," tutur Ivan Gunawan.
Seperti yang kita tahu, banyak artis yang terpaksa menutup tempat bisnisnya karena pandemi virus corona. (Ismail)
Berita Terkait
-
Rupiah Tembus Rp17.503 per Dolar AS, Tertekan Konflik Selat Hormuz dan Isu PHK Dalam Negeri
-
Kemnaker Imbau Michelin Dahulukan Dialog Bipartit Soal Rencana PHK 280 Pekerja
-
DPR Tinjau Pabrik Ban Michelin di Bekasi, Minta Proses PHK Dihentikan Sementara
-
Wamenaker Pastikan Pekerja Korban PHK Tetap Dapat Pesangon dan Jaminan Hari Tua
-
Ivan Gunawan Wujudkan Impian Bangun Masjid di Pesantren: Sebelum Haji, Keinginan Besar Saya Tercapai"
Terpopuler
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
-
John Herdman Bangga Mathew Baker Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
Tumbuh 34 Persen, Belanja Negara Mei 2026 Didorong Program Makan Bergizi Gratis dan Bansos
-
Ketua Komisi VII DPR: Nobar Piala Dunia 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo