Matamata.com - Jerry Lawalata menggunakan narkoba guna menghilangkan stres. Ia sendiri sudah mengkonsumsi sabu sejak tahun 2016 lalu.
"Tersangka menyampaikan bahwa dia menggunakan narkoba untuk menghilangkan stres ya," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto saat konferensi pers penangkapan Jerry Lawalata, Senin (15/6/2020).
Segudang kesibukan kerja membuat Jerry Lawalata terbebani. Hingga akhirnya dia menggunakan narkoba untuk sekedar meringankan pikiran.
"Karena mungkin memang beban kerjaan ataupun yang lainnya yang dianggap tersangka cukup berat," ungkapnya.
Sementara Jerry Lawalata sendiri enggan mengucapkan sepatah kata pun saat dimintai keterangannya.
Diketahui sebelumnya, Jerry Lawalata diamankan Polres Metro Jakarta Utara pada Jumat (12/6/2020) siang.
Jerry Lawalata ditangkap di kediamannya di kawasan Kepala Gading, Jakarta Utara. Berdasarkan tes urine yang dilakukan pihak kepolisian, dia dinyatakan positif narkoba jenis sabu.
Pada saat penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa alat hisap dan sisa sabu seberat berat 1,32 gram. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Jatuh Miskin dan Terjangkit Penyakit Gegara Narkoba, Ken Ken Wiro Sableng Rela Tanam Jagung Demi buat Makan
-
Sarah Azhari Saksikan Ibra Azhari Lagi Sakau usai Keluar dari Penjara
-
Tes Rambut Belum Keluar, Saipul Jamil Batal Bebas
-
Dewi Perssik Diduga Sindir Saipul Jamil yang Menangis saat Ditangkap di Pinggir Jalan
-
Pengacara Sulit Bertemu Saipul Jamil yang Ditahan di Polsek Tambora
Terpopuler
-
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di 37 Provinsi, Targetkan Biaya Logistik Turun
-
Presiden Prabowo Kunker ke Jatim: Resmikan Infrastruktur IJD hingga Tutup Munas NU
-
Cetak Brace Lawan Austria, Lionel Messi Jadi Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Piala Dunia
-
China Dukung Perundingan AS-Iran di Swiss demi Stabilitas Timur Tengah
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG, Bahan Baku Plastik, dan Suku Cadang Pesawat
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo