Matamata.com - Baru diungkapkan, Ahmad Dhani rupanya pernah menjadi target pembunuhan pada tahun 2003 lalu.
Hal ini lantaran Ahmad Dhani saat itu membantu manajernya.
"Tahun 2003, manajer gue pernah dipukuli orang. Di situ gue nggak bisa nggak take a side karena manajer gue ini badannya kecil dipukulin sama orang yang badannya lebih gede. Gara-gara itu gue terlibat sama masalah manajer gue," cerita Ahmad Dhani.
Pentolan Dewa 19 ini ambil tindakan dengan lapor polisi. Namun ternyata karena hal tersebut, Ahmad Dhani menjadi target pembunuhan.
"Itu gue lapor polisi. Ternyata dia (pelakunya) tangan kanannya salah satu bos," ujar Ahmad Dhani.
"Gara-gara dia (si pelaku) masuk penjara, dia hire orang untuk bener-bener literally bunuh gue. Bayangin aja cuma gara-gara gue belain manajer gue ini, serius," sambungnya lagi.
Untungnya, nasib baik mampu menyelamatkan Ahmad Dhani. Orang tersebut berubah pikiran dan kini malah menjadi anak buahnya.
"Yang mau nembak gue, sekarang jadi temen gue, anak buah gue," terang Ahmad Dhani.
Atas kejadian inilah, mantan suami Maia Estianty ini menjadi kenal dengan sosok Hercules, bos preman yang cukup melegenda.
"Gara-gara peristiwa itu gue kenal Hercules," pungkas Ahmad Dhani. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Perdana Tampil di 'The Icon Indonesia', Sienna Spiro Bangga
-
Presiden Prabowo dan Sejumlah Menteri Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju
-
Ahmad Dhani Disemprit Ketua Komisi XIII DPR saat Rapat UU Hak Cipta
-
Ahmad Dhani Polisikan Seorang Perempuan karena Diduga Lakukan Perundungan terhadap Anaknya
-
Ahmad Dhani Dituding Idap Narcissistic Personality Disorder (NPD) oleh Warganet, Ini Reaksi Maia Estianty
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo