Matamata.com - Lagu Baik Baik adalah karya baru dari seorang penyanyi Astrid Sartiasari. Lagu tersebut dibuat di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Ya, pandemi justru membuat Astrid lebih produktif alih-alih berhenti berkarya.
"Sebetulnya waktu pandemi kemarin kita lumayan produktif ya," kata Astrid Sartiasari saat ditemui di jalan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2020).
Keterbatasan akibat pandemi justru membuat perempuan kelahiran Surabaya, 27 Januari 1982 ini punya banyak ide untuk dituangkan ke dalam lagu. Sehingga, dia sibuk meracik karya alih-alih berpangku tangan.
"Mungkin namanya musisi biasanya kalo lagi kepepet gitu malah ide-ide kreatifnya keluar. Jadi di masa pandemi ini kita manfaatkan untuk tetap produktif," ujarnya.
Di kesempatan yang sama, suami Astrid, Arlan Jumarwan Djoewarsa menceritakan proses pembuatan lagu tersebut di tengah pandemi. "Jadi lagu ini justru dikerjakan pada saat pandemi. Jadi pada saat pandemi kita semua kerjain dari rumah akhirnya dari pihak label pun kita kirim akhirnya jadi dan rilis," kata Arlan.
Video klip lagu tersebut dibuat dengan konsep sederhana, namun tetap efektif menyampaikan pesan lagu menyesuaikan kondisi saat ini. Video berdurasi 3.27 menit itu hanya menampilkan Astrid sebagai penyanyinya. Video klip tersebut sudah bisa dinikmati di kanal YouTube MyMusic Records. Video klip tersebut sudah ditonton 194 ribu kali sejauh ini. [Herwanto]
Berita Terkait
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
-
Lewat Lagu 'Sampai Kapan Kupendam', Asbak Band Ceritakan Cinta Dalam Diam
-
Penuh Emosi dan Kecewa, Band Dadali Resmi Rilis Lagu 'Disaat Kau Berubah'
-
Lewat Lagu 'Jangan Ngebut', Cantika Davinca ungkap Kegelisahan Cinta
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo