Matamata.com - Tragedi Kanjuruhan diketahui menewaskan lebih dari 120 korban. Akibatnya, peristiwa itu langsung menyisakan trauma di benak orang-orang yang terkait dengan sepak bola.
Salah satu cerita datang dari Okie Agustina yang merupakan istri dari pemain bola Gunawan Dwi Cahyo. Hadir di program Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Kamis (6/10/2022), ia menyebut Tragedi Kanjuruhan membuatnya enggan datang lagi ke stadion.
"Aku sendiri juga sekarang jadi takut," ujar Okie Agustina.
Okie Agustina kemudian bercerita bahwa dirinya sering mendampingi sang suami Gunawan Dwi Cahyo saat bertanding sepakbola. Sehingga ia sudah cukup akrab dengan atomsfer stadion yang penuh suporter.
"Aku kan sering ke stadion bawa anak, jadi ya aku tahu betul rasanya," kata Okie Agustina.
Okie Agustina pernah merasakan suasana panas di stadion saat pendukung salah satu klub tak terima dengan apa yang terjadi di lapangan. Bedanya, kerusuhan saat itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
"Kalau kemarin kan bisa sampai pada lihat langsung korban yang sakaratul maut," tutur Okie Agustina.
Sebagaimana diketahui, kekalahan Arema FC atas Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober 2022 memicu kemarahan Aremania yang datang menyaksikan pertandingan.
Usai peluit panjang dibunyikan, salah satu Aremania turun ke lapangan untuk mengutarakan kekecewaan dan disusul yang lain.
Imbasnya, polisi langsung menembakkan gas air mata untuk mengurai massa. Sayangnya, asap dari gas air mata justru memenuhi tribun tempat Aremania yang tidak ikut melakukan protes.
Tembakan gas air mata juga yang diduga menimbulkan banyaknya korban jiwa dari Aremania yang masih berada di tribun suporter karena sesak napas.
Selain dari supporter, dua korban meninggal dunia juga datang dari pihak kepolisian yang malam itu bertugas mengamankan pertandingan. (Adiyoga Priyambodo)
Berita Terkait
-
Presiden UEFA Dikecam 13 Federasi Sepak Bola Terkait Format Baru Piala Dunia
-
DPR Wanti-wanti TVRI Jaga Kualitas Siaran Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Bocorkan Rencana Turnamen Baru untuk Musim 2026/2027
-
Piala Dunia 2026 di TVRI: Momentum Gerakkan Ekonomi Rakyat hingga Pelosok
-
Bojan Hodak Akui Persib Tampil Buruk Saat Ditekuk Ratchaburi 0-3
Terpopuler
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Pupuk Indonesia Sediakan 6 Mobil Uji Tanah Gratis di Sumatera demi Ketahanan Pangan
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo