Matamata.com - Ngomong-ngomong soal band Fourtwnty para Millenial pasti sudah tahu, kan?
Lagu milik Fourtwnty yang sangat digandrungi remaja masa kini salah satunya adalah Zona Nyaman.
Lagu ini merupakan soundtrack film Filosofi Kopi 2 yang diperankan oleh dua aktor tampan Chicco Jerikho dan Rio Dewanto.
Fourtwnty terbentuk pada tahun 2010, beranggotakan Ari Lesmana (vokal) dan Nuwi (gitar), dengan additional players Primanda Ridho (octapad), Ryan Maulana (bass), dan Andika Dwi Putra Armand (gitar).
Meski terbilang masih belum terlalu lama, namun banyak yang menyukai lagu-lagunya.
Selain lagu-lagu yang easy listening, pambawaan sang vokalis, Ari Lesmana saat bernyanyi secara live begitu tenang dan santai.
Aksi panggung Ari Lesmana ini membuat para penggemar yang menonton terbawa santainya.
Fourtwnty/Instagram @ergianpinandita
Ada banyak alasan untuk menggemari lagu-lagu dari Fourtwnty. Selain musik, lirik yang terkandung dalam lagu juga enggak receh.
Jadi, lagu dari Fourtwnty berjudul apa yang menjadi favorit kalian?
Yuk, share penilaian kalian lewat Facebook MataMatadotcom, karena Fourtwnty bakal perform live besok Jumat 18 Mei 2018, pukul 15.00 WIB.
Jangan lupa ya pantengin Facebook Matamatadotcom!
Berita Terkait
-
Cerita Ari Lesmana Takut Bawakan Lagu Dewa 19: Mohon Maaf Mas Dhani
-
Ariel Tatum Tak Tertarik Buat Konten Eksklusif di Instagram, Ini Alasannya
-
Beredar Video Jordi Onsu Bilang Jijik, Benarkah Ditujukan ke Betrand Peto? Simak Faktanya!
-
Diduga Alami Depresi, Sandra Dewi Tiba-tiba Lakukan Hal yang Dianggap Kurang Elok dan Tak Pantas
-
Baca Buku Karya Penulis Israel, Zara Diperingatkan Netizen: Bikin Sesat, Kudu Kuat Iman!
Terkini
- 8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
- Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
- Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
- Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
- Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya