Matamata.com - Beberapa waktu yang lalu, publik sempat dikagetkan dengan pernikahan putra bungsu Lydia Kandou dan Jamal Mirdad. Tak banyak yang tahu memang, jika mereka memiliki anak laki-laki bernama Nathana Ghaza.
Ya, Nathana Ghaza sendiri memang jarang tersorot publik karena tidak berkecimpung di dunia hiburan seperti ketiga kakaknya, Nana Mirdad, Naysilla Mirdad dan Kenang Mirdad.
Begitupun dengan sosok istri pilihan Nathana Ghaza, Marissa Putri. Sebagai menantu keluarga artis, banyak orang memuji kesederhanaan menantu Lydia Kandou dan Jamal Mirdad itu.
Makin penasaran kan seperti apa sosok Marissa Putri?
Yuk cekidot.
1. Momen menikah
Nathana Ghaza resmi menikahi Marissa Putri pada tanggal 2 Mei 2019 di tanah kelahiran Marissa di Lampung, Sumatra.
2. Bersama Lydia Kandou
Kompak kenakan baju putih, ini dia kebersamaan Marissa Putri dan ibu mertuanya.
3. Ulang tahun Naysilla Mirdad
Wow! Sebagai anggota keluarga baru, Marissa Putri juga cepat akrab saat membaur dengan keluarga besar Nathana Ghaza.
4. Berhijab
Duh, manis banget kan Marissa Putri saat kenakan jilbab.
5. Pasangan halal
Sudah sah menjadi suami-istri, Marissa Putri dan Nathana Ghaza nampak sangat romantis. Bikin iri deh!
Berita Terkait
Terpopuler
-
Transisi Kelembagaan Kemenhaj Capai 90 Persen, Layanan Haji Dipastikan Tanpa Jeda
-
Seskab Teddy Ajak Umat Islam Jadikan Isra Mikraj Momentum Teguhkan Iman
-
KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dari Biro Haji ke Ketua PBNU Aizzudin Abdurrahman
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya