Matamata.com - Selang beberapa jam usai heboh pemberitaan terkait penampilannya di Jember Fashion Carnaval (JFC) 2019, artis Cinta Laura unggah postingan terbarunya.
Tak menggubris protes keras dari berbagai elemen dan organisasi masyarakat, Cinta Laura unggah foto terbarunya saat tampil di JFC 2019.
Di foto tersebut, Cinta Laura kenakan busana ketat warna hitam dengan bagian bawah terbuka, hiasan kepala mirip mahkota, dan kain hijau membentang di bagian belakang.
Di caption, Cinta Laura bubuhkan pesan dirinya justru melestarikan tradisi Tanah Air, bukan sesuatu yang mengundang kontroversi.
"People without the knowledge of their past, origin and culture is like a tree with no roots. Thank you @jemberfashioncarnaval for showcasing the cultural diversity Indonesia has to offer!," tulis Cinta Laura.
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur semprot panitia Jember Fashion Carnaval terkait penampilan vulgar artis Cinta Laura di acara tersebut.
"Kami menolak, kami mengingkari. Stop. Berhenti. Saya ketemu siapapun, saya akan bicara. Jangan salahkan orang ngomong, seperti kalian tidak mau disalahkan dalam berbuat. Tahun depan tidak perlu diselenggarakan,” kata Habib Haidar seperti dikutip Beritajatim.com.
Habib Haidar menyebut penampilan Cinta Laura di acara tersebut sebagai sebuah kemungkaran.
"Pertama, ada umbar aurat. Ada kemungkinan meninggalkan salat. Kedua, tidak ada manfaat. Apa sekarang manfaat dari kemaksiatan? Dosa. Mendapatkan uang dari acara maksiat? Haram,” kata Haidar.
CEO Jember Fashion Carnaval Suyanto meminta maaf dan mengaku lalai dalam acara karnaval fesyen yang digelar pada Minggu (4/8/2019) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Kelalaian yang dimaksud yakni penampilan artis Cinta Laura yang dinilai publik kelewat vulgar mengumbar aurat.
Akibat penampian Cinta Laura, acara ini banjir protes. Bahkan, untuk membahas masalah ini panitia melakukan pertemuan di Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa (6/8/2019).
"Persiapan JFC berlangsung lama, setahun sebelumnya. Kami fokusnya ke persiapan talent yang kami rekrut dari masyarakat dan sebagainya, sehingga bisa saja terjadi apa yang kami harus lakukan lalu kami lalai. Ini kelalaian panitia," kata CEO Jember Fashion Carnaval Suyanto.
Berita Terkait
-
Cinta Laura Tampilkan Kebaya Merah di Cannes, Pukau Dunia Bak Bangsawan Nusantara
-
Cinta Laura, Dian Sastro hingga Arumi Bachsin Rayakan Hari Kartini dengan Berkebaya
-
Gunakan Bahasa Jawa di Film 'Panggonan Wingit 2 'Miss K', Ini Kata Cinta Laura
-
Langit Musik dan RCTI Gelar Indonesian Music Awards 2024, Ini Daftar Nominasinya
-
Cinta Laura dan Thariq Halilintar Cipika-cipiki saat Bertemu, Cara Menghargai Aaliyah Massaid Disorot
Terpopuler
-
Warga RW 10 bersama Lurah Kalisari, Gelorakan Budaya Pilah Sampah dari Rumah
-
Konferensi Perjanjian Nuklir NPT Gagal Capai Kesepakatan, Sekjen PBB Kecewa
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
-
Prabowo Minta Kabinet Merah Putih Stop Bangun Kantor Mewah, Alihkan ke Proyek Produktif
-
China Kritik Rencana Kenaikan Anggaran Pertahanan Jepang, Soroti Pengerahan Rudal AS
Terkini
-
Charles Gozali Hadirkan Badut Gendong, Horor-Action Penuh Teror dan Luka yang Menguras Emosi
-
Hidupkan Legenda Banten, Navaswara Gelar Final Festival Storytelling Suara Nusantara 2026 di Pendopo Gubernur Banten
-
Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini
-
Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Bikin Penonton Jogja Menangis Haru
-
The Popstival Vol. 2 Hidupkan Kembali Euforia Festival di Depok yang Lama Dirindukan