Matamata.com - Tasya Kamila kerap membagikan potret kegiatan maupun kebersamaan dengan keluarga di Instagram pribadinya.
Tak terkecuali dengan putra gantengnya yang bernama Arrasya Wardhana Bachtiar.
Putra Tasya Kamila ini nggak cuma berwajah gemas aja, ia juga kerap berpose wajah kocak juga loh.
Penasaran nggak dengan potret kocak Arrasya? Langsung simak aja deh rangkuman dari Matamata.com :
1. Senyum
Arrasya emang suka senyum nih anaknya, gemas banget nih.
2. Heran
Kalau yang satu ini pose wajah Arrasya lagi ngapain ya?
3. Angkat satu alis
Kayaknya pose angkat satu alis jadi gaya andalan Arrasya nih.
4. Ekspresi gemas
Sambil ditutup telinga oleh Tasya Kamila, ekspresi Arrasya bikin pengen cubit kan?
5. Kayak boneka
Ekspresi penasaran Arrasya di foto ini berasa kayak boneka ya.
Berita Terkait
-
Liburan ke Bali, Potret Anak Kedua Tasya Kamila Ramai Dipuji: Lucu Banget Kayak Boneka!
-
Ditanya Kenapa Kipas Angin Muternya Lambat, Jawaban Arrasya Anak Tasya Kamila Bikin Takjub
-
Jadi Menantu Vice President Pertamina, Ini 4 Sumber Kekayaan Tasya Kamila
-
Gugatan Cerai Suami Tak Dikabulkan Pengadilan Agama, Ibu Mertua Tasya Kamila Unggah Video soal Agama
-
Mertua Tasya Kamila Cerai: Penyebabnya Sudah Jadi Rahasia Umum
Terpopuler
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya