Matamata.com - Ade Rai baru-baru ini trending di Twitter karena ikut andil melatih Arya Permana, bocah obesitas yang punya berat badan 193 kg.
Ia pun tampak mengunggah sebuah video dimana ia membantu motivasi Arya Permana agar lebih hidup sehat.
Tampak perubahan besar pada tubuh Arya Permana yang curi perhatian.
Penasaran? Simak selengkapnya rangkuman Matamata.com :
1. Awal berjumpa
Potret Ade Rai pertama kali jumpa dengan Arya Permana yang memiliki berat capai 193 kg.
2. Latihan
Ia pun membantu Arya Permana sekaligus memotivasinya untuk rajin olahraga.
3. Operasi
Tak hanya latihan dengan Ade Rai saja, namun Arya Permana juga dibantu medis dan menjalani beberapa kali operasi.
4. Bentuk badan
Seiring berjalannya waktu, Arya Permana tampak makin berubah bentuk.
5. Lebih ideal
Lihat nih potret Arya Permana yang lebih ideal dengan bentuk badan saat ini.
Berita Terkait
-
Mantan Waria yang Nikahi Pacar Perempuannya, Ini 9 Potret Transformasi Aby Respati
-
Profil Anisha Rosnah Istri Pangeran Mateen, Ternyata Cucu Pendiri Maskapai Brunei Airlines
-
11 Potret Dulu dan Kini Citra Kirana, Pantes Rezky Aditya Kepincut
-
Ade Rai Bongkar Manfaat Merokok, Kok Bisa?
-
8 Potret Transformasi Zulfani Pasha, Pemeran Ikal di Laskar Pelangi yang Baru Ditangkap Polisi
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya