Matamata.com - Di tengah wabah virus Corona, Nikita Mirzani pun membagikan potret kegiatan saat masak di rumah aja.
Saat masak pun, gaya seksi Nikita Mirzani nggak lepas dari perhatian netizen nih.
Bukan tanpa sebab, ia memilih hanya memakai kutang alias bra sebagai atasan dan celana pendek santai untuk bawahan.
Matamata.com sudah merangkum gaya seksi Nikita Mirzani saat masak nih, simak yuk :
1. Sambil gendong Arkana Mawardi
Selain gaya seksi Nikita Mirzani saat masak, Arkana yang gemesin juga bikin salfok netizen.
2. Santai
Potret Nikita Mirzani santai banget nih pakai kutang, celana pendek dan bandana saat di rumah. Hot mom abis!
3. Makan
Saat makan pun, ia masih bergaya super santai dengan bra pink fuchsia miliknya tersebut.
Pantesan bikin salfok nih gaya seksi Nikita Mirzani saat masak!
Berita Terkait
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Siap Bongkar Fakta di Persidangan, Nikita Mirzani Hadapi Bos Skincare Reza Gladys
-
Tetap Bersinar di Balik Jeruji, Dinar Candy Ungkap Nikita Mirzani Ceria dan Glowing di Penjara
-
Nikita Mirzani Tetap Kuat Usai 20 Hari Lebih Ditahan, Laporkan Reza Gladys Terkait UU ITE
-
Tak Tinggal Diam, Nikita Mirzani Balas Laporan Reza Gladys dengan Aduan Ke Polisi
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya