Matamata.com - Tissa Biani mengungkapkan rasa bahagianya telah lulus dari bangku SMA.
Karena sedang ada wabah virus corona, Tissa Biani hanya bisa melakukan selebrasi sederhana di rumah.
Lulus jalur corona, simak yuk 5 potret selebrasi sederhana Tissa Biani.
1. Jasa keluarga
Tissa Biani mengucapkan terimakasih kepada keluarga besarnya atas dukungan dan bantuan hingga ia bisa lulus SMA.
2. Teman yang solid
Tak hanya keluarga, Tissa Biani juga menguncapkan rasa terimakasihnya kepada teman sekolahnya yang sangat baik dan solid.
3. Buket bunga biru
Di hari kelulusannya, Tissa Biani mendapatkan buket bunga mawar biru yang besar nih.
4. Pamer bukti lulus
Masih dalam suasana bahagia, Tissa Biani pamer surat keterangan yang menyatakan dirinya lulus SMA nih.
Sekali lagi, selamat ya kepada Tissa Biani atas kelulusannya.
Berita Terkait
-
Miqdad Addausy Tega Selingkuh, Gegara Belum Dikarunia Anak
-
Arbani Yasiz Sayang Ibu, tapi Tak Mau Dijodohkan
-
Ngenes! Pengakuan Tissa Biani terkait Kisah Pilu, jadi Pilihan Kedua
-
Michelle Ziudith hingga Arbani Yasiz Temani Perjalanan Spiritual di Assalamualaikum Baitullah, Sedang Tayang di Bioskop
-
Menguras Emosi dan Energi! Michelle Ziudith hingga Tissa Biani Bintangi Film 'Assalamualaikum Baitullah'
Terpopuler
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya