Matamata.com - Barbie Kumalasari baru saja mengungkapkan bahwa dirinya memiliki adik kandung bernama Bella Thalia.
Sosok Bella Thalia ini mencuri perhatian netizen karena parasnya disebut mirip dengan Anisa Rahma.
''Kembaran.a @anisarahma_12 ,'' tulis @nuyhasanah11.
Biar nggak makin penasaran, yuk langsung saja simak 5 potret Bella Thalia.
1. Berhijab
Kalau lagi pakai hijab, sosok Bella Thalia mirip banget ya dengan Anisa Rahma. Sampai susah dibedain.
2. Model
Sosok Bella Thalia juga aktif dalam dunia modeling nih.
3. Pintar
Tak hanya cantik, sosok Bella Thalia juga sangat pintar nih. Barbie Kumalasari mengklaim bahwa adiknya itu selalu mendapat nilai A di mata kuliahnya.
4. Selfie
Kalau lagi selfie, wajah cantik Bella Thalia terpancar maksimal ya.
5. Cantik maksimal
Pakai kain sari, pesona kecantikan Bella Thalia kian terpancar nih.
Berita Terkait
-
10 Potret Putri Anisa Rahma Pakai Baju Kembar, Gemes Banget
-
Datangi Akikah Anisa Rahma, Alvin Faiz dan Henny Rahman Dicap Salah Kostum
-
Alvin Faiz dan Henny Rahman Diledek Salah Kostum ke Akikah Anisa Rahma: Kayak Mau Ngelayat
-
8 Momen Akikah Anak Kembar Anisa Rahma, Jadi Momen Reunian Cherrybelle
-
7 Potret Anisa Rahma Momong Anak Kembar, Berasa kayak Mimpi
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya