Matamata.com - Kisah cinta pasangan muda Maudy Ayunda dan Arsyah Rasyid dikabarkan kandas.
Padahal keduanya kerap disebut sebagai relationship goals di antara kawula muda.
Sebelum berpisah, keduanya kerap membagikan potret mesra yang bikin ngiri.
Kenang yuk 5 potret mesra keduanya rangkuman Matamata.com di bawah ini :
1. Dibawakan bunga
Arsyah Rasyid merupakan salah satu pria yang romantis abis loh. Salah satunya momen saat dirinya membawakan bunga ke Maudy Ayunda.
2. Tatapan mesra
Nggak cuma itu, Arsyah Rasyid juga kerap membagikan tatapan mesra ke Maudy Ayunda nih saat pacaran.
3. Jalan-jalan
Momen keduanya saat sedang jalan-jalan santai, duh mesra abis ya?
4. Selfie
Keduanya juga nggak pernah absen buat selfie kalau ketemuan.
5. Disusul saat liburan
Arsyah Rasyid bahkan sempat menyusul Maudy Ayunda saat sedang liburan
Tag
Berita Terkait
-
Maudy Ayunda Kisahkan Masa Sulit Semasa Sekolah: Metode Belajar Kreatif Jadi Kunci Kesuksesan
-
Temani Maudy Ayunda Kerja, Sikap Jesse Choi Disorot: Beruntungnya Kau Pak!
-
10 Momen Liburan Maudy Ayunda dan Jesse Choi Liburan di Italia, Vibes-nya High Class Banget
-
Maudy Ayunda Ingin Hapus Soal Pilihan Ganda Sampai Trending: Kurang Realistis Aja
-
Maudy Ayunda Didukung Jadi Menteri Pendidikan, Ini yang Ingin Diubah!
Terpopuler
-
Kasus Korupsi Chromebook: Pihak Nadiem Makarim Bakal Seret Google ke Persidangan Tipikor
-
Kunjungan Prabowo ke Kalsel: Hambatan Lahan Sekolah Rakyat Langsung Beres!
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Agen Asuransi Teriak Pajak 'Kurang Bayar' Membengkak, PAAI Desak Kemenkeu Beri Keadilan
-
5 Rekomendasi Kulkas Tahan Lama untuk Rumah di 2026
Terkini
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
5 Rekomendasi Kulkas Tahan Lama untuk Rumah di 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya