Tya Ariestya. (Suara.com/Sumarni)
Matamata.com - Tya Ariestya baru-baru ini menuai perhatian karena mengumumkan hotel barunya nih.
Bukan hotel manusia, namun Tya Ariestya buka bisnis hotel kucing yang menawarkan jasa perawatan.
Curhat belum ada pemasukan, kayak apa nih potret hotel milik Tya Ariestya?
Berikut potretnya yang sudah Matamata.com rangkum di bawah ini :
1. Playful
Potret hotel kucing milik Tya Ariestya yang playful banget, bikin betah kucing nih!
2. Nuansa putih
Tampak kandang kucing yang bernuansa putih menghias ruangan hotel kucing yang satu ini.
3. Memanjakan kucing
Ruangan yang nyaman dengan berbagai fasilitas yang memanjakan kucing.
Gimana nih menurutmu potret hotel milik Tya Ariestya yang satu ini, dijamin bikin kucing betah sih!
Berita Terkait
-
Unboxing Hampers Lebaran Raffi Ahmad dan Nagita Slavina: Mahalan Boks daripada Isinya
-
Sukses Turun 13 Kg dalam Dua Bulan, Tya Ariestya Jalani Diet Pola Makan Lima Kali Sehari, Berikut Tipsnya
-
Iurannya Capai Rp20 Juta, Ini 2 Syarat 'Mudah' Gabung Arisan Geng Cendol
-
Pamer Kasur Baru Buat ART, Tya Ariestya Malah Disindir Tak Manusiawi: Kamar Isi 3 Orang Kayak Penjara
-
Tya Ariestya Ternyata Bagian Keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya