Matamata.com - Ruhut Sitompul kini memang sudah jarang terlihat. Bintang sinetron Gerhana ini diketahui kini hidup bahagia bersama istri dan kedua anaknya. Salah satu putrinya, Sarah Suci, rupanya cukup aktif melakukan kegiatan sosial.
Penasaran dengan sosoknya? Simak sederet potret cantik Sarah Suci putri Ruhut Sitompul di bawah ini.
1. Perempuan bernama lengkap Sarah Suci Alicia itu kini berusia 18 tahun. Ia cukup aktif di Instagram miliknya (@sarahsuci)
2. Putri Ruhut yang tengah beranjak dewasa ini baru saja menyelesaikan pendidikan SMA dari ACS Jakarta dan berencana lanjut ke sekolah hukum
3. Mengintip akun Linkedin miliknya, Sarah Suci kini menjabat sebagai Legal Associate di PT Sinemart Indonesia
4. Sarah Suci juga pernah mengikuti konferensi PBB di Bangkok dan menjadi Duta Kemanusiaan dan Perdamaian 2020, lho
5. Aktif berkegiatan sosial, Sarah Suci mendirikan yayasan Triton yang punya fokus di bidang pendidikan. Keren banget ya?
6. Selain punya jiwa sosial tinggi, Sarah Suci rupanya juga mahir bermain ice skating
7. Punya paras memesona, Sarah Suci juga punya selera berpakaian yang stylish
Nah itu beberapa potret cantik Sarah Suci putri Ruhut Sitompul yang punya jiwa sosial tinggi. Bakal terjun ke politik seperti sang ayah nggak ya?
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya