Matamata.com - Evoria Movement kembali hadir tahun ini degan warna baru. Setelah sukses dengan inkubasi musisi muda lewat program Emerging Artist bersama M Bloc Entertainment. Tahun ini, Evoria Movement, event kolaborasi Diplomat EVO dengan M Bloc Space, juga membuka program inkubasi untuk tiga subkultur lain, yaitu Film, Fashion, serta Arts & Design.
Hal ini dilakukan Evoria Movement setelah melihat geliat perkembangan industri kreatif di Indonesia yang semakin seru. Apalagi melihat banyak sekali kolaborasi artistik yang dilakukan oleh para pelaku dari berbagai sub-sektor industri kreatif. Masing-masing saling merespons ide dan karya.
Dalam skala global, tren kolaborasi lintas-disiplin ini bahkan juga menjadi ajang untuk mendefinisikan ulang apa itu industri kreatif? Siapa itu orang-orang kreatif? Dalam proses itu, kita melihat banyak sekali eksperimen dan eksplorasi ide melalui pola kolaboratif untuk membuka berbagai kemungkinan berkarya dengan merespons perkembangan industri terbaru — bahkan juga melibatkan profesi-profesi yang tidak awam dikenal sebagai “profesi kreatif”, seperti software engineer.
Explore to Discover More
Melihat trend tersebut, maka Evoria Movement 2024 tahun ini hadir dengan tema “Explore to Discover More”. Diadaptasi dari DNA Diplomat Evo, #ExploreAja, diharapkan Evoria Movement dapat menginspirasi para peserta untuk mengeksplorasi ide-ide serta membuka peluang-peluang baru melalui akses jejaring yang kami siapkan. Baik itu dengan sesama pendatang baru ataupun yang telah mapan di industrinya masing-masing.
"Kami ingin mendukung iklim berkesenian di Indonesia melalui aktivitas seni dan sorotan penciptaan kreasi oleh pelaku seni di Indonesia. Tidak hanya menumbuhkan potensi kreativitas, tapi juga sebagai wadah mereka untuk melakukan eksplorasi," ungkap Edric Chandra dari Evoria Movement.
Evoria Movement juga dirancang dengan kerangka pengembangan kapasitas talenta-talenta muda. Bukan hanya dari segi kekaryaan, tetapi juga pemahaman mereka tentang bagaimana mengkonversi ide dan kemampuan mereka menjadi sebuah karier profesional maupun melahirkan bisnis intellectual property yang bisa menjadi brand kita sebagai bangsa yang kreatif.
Tahun ini, inkubasi Evoria Movement akan berlangsung dari 11-12 Mei dan 17-18 Mei 2024. Sementara inkubasi Film, Fashion, dan Arts & Design akan berlangsung pada pertengahan Juni-September 2024.
Kolaborasi demi Keberlangsungan Industri
Evoria Movement menyadari betul proses semacam ini, panjang perjalanannya, dan tentu saja tidak bisa dilakukan seorang diri. Untuk itu, Evoria Movement kembali menggandeng M Bloc Xperience, M Bloc Entertainment, serta M Bloc Space yang selama ini telah berhasil membangun ekosistem kreatif di berbagai kota di Indonesia.
Baca Juga
“Sejak awal ekosistem M Bloc dibangun, misi kami adalah menciptakan ruang kreatif bagi anak muda di berbagai kota di Indonesia untuk berkreasi. Kolaborasi bersama Evoria Movement adalah salah satu bentuk upscaling dari upaya kami untuk menciptakan laboratorium ide dan ruang kreatif yang berkelanjutan,” jelas Lance Mengong dari M Bloc Xperience.
Selain itu, kami juga menggandeng rekan-rekan industry lainnya untuk juga terlibat sebagai pengampu program inkubasi Evoria Movement tahun ini. Ada DossGuavaXR Studio yang akan mengawal para peserta inkubasi film untuk melakukan produksi film secara virtual menggunakan teknologi Xtended Reality (XR) yang kini telah banyak digunakan oleh produksi film Hollywood. Lalu ada TuneCore & AXEAN Music Festival yang juga akan memberikan dukungan untuk peserta inkubasi musik yang lolos ke panggung festival.
“Tahun ini, inkubasi musik di Evoria Movement memasuki tahun keduanya. Melihat rekam jejak dari Evoria 10 tahun lalu, serta antusiasme pendaftar tahun ini, kami ingin membukakan akses yang lebih luas lagi kepada pemenang inkubasi tahun ini melalui kolaborasi kami bersama TuneCore & AXEAN Music Festival,” kata Wendy Putranto selaku Program Director M Bloc Space.
Kemudian, ada juga Indonesia Fashion Chamber, asosisasi perancang fashion muda yang setiap tahunnya rutin berkeliling Indonesia untuk memberikan inkubasi dan pelatihan terkait fashion. Baik untuk pelajar, maupun pengrajin wastra tradisional. Sementara, inkubasi Arts & Design akan digawangi X OpenLab, unit kerja IP development dari M Bloc Xperience yang fokus pada leveraging local creator.
Evoria Movement melibatkan langsung para pelaku industri dari berbagai sub-sektor disiplin untuk memberikan pemahaman yang mendalam nan relevan bagi para peserta. Terutama mengenai perkembangan industrinya saat ini, dampaknya terhadap pengembangan karya atau produk termasuk dampak kontributif terhadap aspek-aspek sosial di Tanah Air.
Melalui rangkaian kolaborasi ini, Evoria Movement berharap dalam prosesnya platform ini bisa menjadi tempat main bersama, tidak hanya untuk para pelaku industri, tetapi juga bagi pemerintah untuk mendapatkan perspektif baru dalam pembuatan kebijakan yang relevan untuk mendukung pemajuan industri kreatif, industri budaya, serta pengembangan nation brand kita melalui ekspor intellectual property. Inkubasi Evoria Movement adalah satu langkah untuk memulai prejalanan panjang itu.
Tentang Evoria Movement
Evoria Movement merupakan gerakan yang dilakukan dengan tujuan memperkuat ekosistem berkesenian, mendukung kebebasan berkesenian dan sebagai kanal penyaluran energi berkesenian di Indonesia yang pada prinsipnya adalah manifesto kami dalam mendukung perkembangan seni di tanah air.
Diinisiasi oleh brand Diplomat EVO, Evoria merupakan “Playground of Creativity” bagi semua pelaku seni dan industri kreatif untuk berkarya dalam mendukung aktivitas seni para talenta teranyar hingga kawakan dari berbagai bidang industri kreatif lokal dan nasional.
Berita Terkait
-
Bella Graceva dan Zikri Daulay Bintangi Film 'Pohon Waru', Kisahkan Iblis Perenggut Jiwa yang Malang
-
Film 'Papa Zola The Movie', Kisahkan Pejuang Keluarga
-
Celine Evangelista Merasa Dijebak di Film 'Penunggu Rumah Buto Ijo'
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Gibran Rakabuming Apresiasi Konser Amal dan Film Timur untuk Korban Bencana Sumatera
Terpopuler
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya