Matamata.com - Setelah sukses diselenggarakan selama dua tahun berturut-turut, Swara Prambanan akan kembali hadir pada penghujung tahun 2025. Festival seni, budaya, dan musik yang menjadi agenda tahunan di kawasan Taman Wisata Candi Prambanan ini, dipastikan akan menyuguhkan konsep yang lebih menarik dan memanjakan "Warga Swara" (sebutan bagi pengunjung Swara Prambanan) di malam pergantian tahun baru mendatang.
Febrina Intan, Direktur Utama Injourney Destination Management, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini sejak tahun 2023 lalu hingga edisi terbaru nanti. "Injourney Destination Management berterima kasih kepada seluruh penikmat seni yang telah menyambut baik Swara Prambanan selama dua tahun berturut-turut. Semangat untuk menyalurkan keragaman budaya bangsa dalam balutan seni menjadi motivasi kami untuk kembali memberikan yang terbaik di tahun 2025," ujarnya.
Melihat antusiasme pengunjung pada tahun-tahun sebelumnya, Swara Prambanan 2025 memulai rangkaian acara dengan penjualan "Blind Ticket". Tiket spesial seharga Rp50.000 ini ditawarkan dalam jumlah terbatas dan hanya tersedia selama periode tertentu. Harga ini sudah termasuk tiket masuk Taman Wisata Candi Prambanan. Penjualan Blind Ticket Swara Prambanan 2025 dimulai pada 13 Maret 2025 melalui situs resmi swaraprambanan.com.
Swara Prambanan menghadirkan kolaborasi seni dan keragaman budaya lokal Yogyakarta sebagai nilai otentiknya. Pada perayaan akhir senja 2023 dan 2024, festival ini dimeriahkan oleh puluhan penggiat seni dan budaya. Pengunjung dapat menikmati berbagai lokakarya menarik seperti membuat Wayang Suket, membatik, melukis wayang dan layangan, membuat wedang, serta membuat keramik.
Festival ini juga menampilkan Tari Legenda Roro Jonggrang, tarian tradisional Yogyakarta, pertunjukan wayang, pantomim, angklung, pemutaran film, serta berbagai penampilan lain yang tak kalah seru. Sajian budaya yang lengkap ini secara konsisten berhasil memikat ribuan penonton, termasuk wisatawan dari luar Yogyakarta dan luar Pulau Jawa. Promotor juga menginisiasi sesi interaktif bagi pengunjung untuk belajar berbagai budaya tradisional tersebut. Lokakarya dan pertunjukan budaya ini menarik perhatian berbagai kalangan usia, terutama anak-anak dan remaja.
Selain itu, pada Swara Prambanan edisi 2023 dan 2024 juga dimeriahkan oleh penampilan musisi nasional seperti Sheila On 7, Raisa, Vina Panduwinata, JKT48, dan banyak lagi, yang sukses memeriahkan malam pergantian tahun baru. Kekayaan kuliner nusantara juga menjadi daya tarik Swara Prambanan, dengan hadirnya Pasar Medang yang berkolaborasi dengan pelaku kuliner di Yogyakarta. Berbagai makanan tradisional dan kuliner otentik Yogyakarta melengkapi alasan untuk menjadikan Swara Prambanan sebagai destinasi wisata akhir tahun yang istimewa. Kombinasi harmonis antara seni, budaya, musik, dan kuliner ini memberikan pengalaman tak terlupakan bagi Warga Swara, terutama keluarga muda.
Meskipun daftar penampil untuk edisi 2025 belum diumumkan, promotor menjanjikan kemeriahan yang tak kalah mengesankan. Faqih Mulyawan, CEO GoldLive Indonesia, dan Andri Verraning Ayu, CEO Antara Suara, menyatakan bahwa panggung Swara tahun ini akan lebih berwarna dan meriah. "Kami telah melakukan kurasi line-up dengan seksama untuk Swara Prambanan 2025. Kami pastikan akhir tahun ini akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi Warga Swara. Dalam waktu dekat, kami akan mengumumkan daftar musisi, seniman, dan komunitas seni budaya yang akan tampil di Swara Prambanan," kata mereka.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perayaan seni, budaya, dan musik yang mempesona di Candi Prambanan pada akhir tahun 2025. Untuk informasi terbaru, ikuti akun Instagram resmi Swara Prambanan di @swaraprambanan. Mari rayakan malam pergantian tahun yang penuh makna dan pengalaman magis di Swara Prambanan!
Swara Prambanan
Swara Prambanan adalah festival musik tahunan di Candi Prambanan yang memadukan musik, seni, dan budaya untuk menciptakan pengalaman akhir tahun yang tak terlupakan bagi keluarga, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia dan mendukung industri kreatif serta pariwisata
Injourney Destination Management
Injourney Destination Management (IDM) adalah anak perusahaan BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau Injourney yang berfokus pada pengembangan dan pengelolaan destinasi pariwisata di Indonesia. IDM berkomitmen untuk menciptakan destinasi pariwisata yang berkelanjutan, berkualitas, dan berdaya saing global, serta memberikan pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan.
Berita Terkait
-
Angkat Kisah Romantis! ILIR7 Yakin Lagu 'Seandainya Tercipta Untukku' bakal Viral
-
Tahun 2026, New Syclon Siap Bersaing di Industri Musik Tanah Air, lewat Lagu 'Sebenarnya Masih Cinta'
-
Pernah Duduki Posisi Top Chart Tangga Lagu, ASBAK Band Percaya Diri Rilis Lagu 'Izinkan Aku Menjagamu'
-
Usai Raih Penghargaan MURI, Band Dadali Hadirkan Lagu 'Tanpa Dirimu di Sisiku'
-
Kemenkum Ingatkan Penggunaan Lagu Tema Ajang Olahraga Wajib Patuhi Hak Cipta
Terpopuler
-
Diduga Menipu hingga Miliaran Rupiah, Pengusaha Kayu Lapis di Sukabumi Dilaporkan ke Polisi
-
Mendag Siapkan Tiga Permendag Baru Atur Ekspor CPO hingga Batu Bara via BUMN
-
IHSG Hari Ini Anjlok 4 Persen, Menkeu Purbaya Andalkan Fundamental Ekonomi
-
SBY: UMKM Kunci Ketahanan Ekonomi Hadapi Ketidakpastian Global 2026
-
Rencana Kunjungan Megawati ke Dili, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Temui Presiden Timor Leste
Terkini
-
Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Pembuktian
-
Bukan Pahlawan, Bukan Iblis: Badut Gendong Bawakan Sosok Anti-Hero Wong Kalahan di Layar Lebar Indonesia
-
Jelang Pementasan Perdana, Jersey Boys the Musical Siap Hidupkan Era Frankie Valli di Jakarta
-
Ketika Cinta Menjelma Jadi Dendam Mematikan: 'Badut Gendong' Resmi Meneror Bioskop Mulai Hari Ini
-
Ketika Semesta Qodrat Menyambut Lahirnya Teror Badut Gendong, yang Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!