Matamata.com - Debat capres-cawapres yang resmi digelar oleh KPU, Selasa (12/12/2023) tinggal menunggu hitungan jam. Masing-masing paslon sudah bersiap hadir dalam penyelenggaraan tersebut.
Bagi pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD disebut harus mati-matian di debat perdana ini. Bukan tanpa alasan, elektabilitasnya yang turun diduga karena banyak pendukung Joko Widodo beralih ke Prabowo Subianto, harus kembali diyakinkan.
Debat ini juga harus dimanfaatkan betul bagi mantan Gubernur Jawa Tengah ini mengambil hati pendukung lain untuk pemungutan suara 14 Februari 2024 nanti.
"Debat ini jadi jawaban yang dinanti masyarakat. Saya pikir, Pak Ganjar dan Pak Mahfud akan berbicara gamblang di debat nanti, pasti ada kejutan dari beliau berdua," terang Juru Kampanye Nasional Ganjar-Mahfud, Aryo Seno Bagaskoro, dikutip Selasa (12/12/2023).
Lebih lanjut, adanya Litbang Kompas yang menyebutkan pasangan Ganjar-Mahfud berada di posisi buncit dari dua paslon lainnya, tak menjadi kekhawatiran bagi tim pemenangan paslon nomor urut 3 itu.
Jubir Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud, Andi Widjayanto dari hasil tersebut menjadi arah yang bisa disiapkan Ganjar dan Mahfud MD dalam kembali menaikkan elektabilitas.
"Bisa dimulai dari visi-misi ya, Mas Ganjar cukup cepat bergerak memperkuat dan mendukung program-program strategi nasional yang sudah dimulai Pak Jokowi," terang dia.
Seperti IKN yang dicanangkan menjadi Kota Hijau, kota digital dan smart hub, sudah mulai diupayakan Ganjar mencapai hal itu.
Visi dan misi ini merupakan program hilirisasi yang dirintis Jokowi untuk diperkuat ke depannya. Menyusul satu paslon memang kurang setuju untuk pembangunan IKN tersebut.
Di sisi lain Ganjar Pranowo tak jarang berkomunikasi degnan Jokowi. Artinya, sasaran pembangunan menjadi role model yang bisa dilakukan Ganjar jika memang terpilih sebagai presiden nanti.
Hal itu juga untuk memberikan kepastian kepada para pendukung bahwa Ganjar Pranowo mampu meneruskan langkah strategis Jokowi dalam membangun Indonesia ke depan.
"Kami masih yakin kalau publik melihat sosok Ganjar, maka publik menilai Mas Ganjar ini adalah blusukan plus. Yang artinya adalah Jokowi 3.0," sebut Andi.
Mendulang suara di Pemilu 2024 bagi Ganjar memang terkesan berat menyusul isu keretakan antara partai dan Jokowi sendiri. Terpecahnya suara tersebut menjadi PR besar bagi Ganjar untuk kembali meyakinkan pendukung untuk bertahan.
Di sisi lain, manuver paslon nomor urut 1 dan 2 juga tidak sedikit bergerak. Pasalnya Prabowo dan Anies masih unggul dibanding Ganjar dari hasil survei Litbang Kompas.
Maka dari itu, pertarungan tiga paslon di Pilpres 2024 ini cukup sengit. Bahkan bisa saja terjadi dua putaran untuk memilih pemenangnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Targetkan Bagi 1.582 Kapal Ikan untuk Sejahterakan Nelayan
-
Prabowo Tuntaskan KTT ASEAN, Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan dan Energi
-
Presiden Prabowo dan Menteri Bahlil Dorong Interkoneksi Listrik Lintas Negara ASEAN
-
Rupiah Melemah, Prabowo Beri Restu BI Jalankan 7 Jurus Penyelamatan Ini
-
Mendiktisaintek Gerakkan Perguruan Tinggi Dukung Proyek Giant Sea Wall Pantura
Terpopuler
-
Menguras Emosi! Jared Ali Raih Juara 1 Lomba Lari Maraton di Film 'Children of Heaven'
-
Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Bikin Penonton Jogja Menangis Haru
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Pemeriksaan Terdakwa Kasus Chromebook Jelang Operasi
-
Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Operasional 1.000 Kopdes Merah Putih pada 16 Mei
-
Rocky Gerung hingga Rudiantara Pantau Sidang Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim
Terkini
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Pemeriksaan Terdakwa Kasus Chromebook Jelang Operasi
-
Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Operasional 1.000 Kopdes Merah Putih pada 16 Mei
-
Rocky Gerung hingga Rudiantara Pantau Sidang Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim
-
Kemenkes: WNA di Jakarta yang Berkontak Erat dengan Pasien Hantavirus Dinyatakan Negatif
-
KSAL: Awak KRI Canopus-936 Rampungkan Pelatihan 7 Bulan di Eropa