Matamata.com - Sebanyak 25 pengayuh becak berusia 60 tahun di Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan penghasilan harian para pengayuh lansia tersebut.
Penyerahan becak listrik dilakukan dalam sebuah acara yang digelar Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) bekerja sama dengan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BPTaskin), pada Senin (15/7).
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian Presiden terhadap para pengayuh becak di wilayahnya.
“Saya merasa bangga dan berterima kasih atas dukungan Presiden Prabowo kepada para pengayuh becak di Sumenep,” ujar Fauzi kepada wartawan di sela-sela acara penyerahan.
Menurutnya, keberadaan becak listrik atau becak listrik akan membuat para pengayuh bisa melayani lebih banyak penumpang. Jika sebelumnya hanya mampu mengantar dua hingga empat orang per hari dengan becak manual, maka kini jumlahnya bisa meningkat hingga sepuluh penumpang per hari.
Fauzi juga berharap program bantuan ini bisa terus berlanjut. “Masih ada sekitar 614 pengayuh becak di Sumenep yang juga membutuhkan,” imbuhnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo dan MbS Bahas Eskalasi Militer Timur Tengah, Indonesia Desak Penghentian Aksi Militer
-
Cegah Kebocoran Kekayaan Negara, Prabowo Bakal Tempatkan Utusan Khusus di Tiap BUMN
-
Prabowo Kritik Aturan yang Batasi Audit Cucu BUMN, Targetkan Setoran Rp800 Triliun
-
Prabowo di Nuzulul Qur'an: Korupsi Harus Dihilangkan, Itu Ajaran Agama
-
Jelang Idulfitri, Presiden Prabowo Perintahkan Kabinet Jaga Stabilitas Harga Sembako
Terpopuler
-
Ruri 'Repvblik' bersama 80Proof Ultra, Gelar Santunan Anak Yatim di Tangerang
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
Terkini
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
-
Prabowo dan MbS Bahas Eskalasi Militer Timur Tengah, Indonesia Desak Penghentian Aksi Militer