Matamata.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa uji coba pesawat tanpa awak (drone) bawah air bertenaga nuklir, Poseidon, berhasil dilakukan pekan ini.
Dalam pertemuan dengan prajurit yang dirawat di Rumah Sakit Mandryka, Moskow, pada Rabu (29/10), Putin menyatakan bahwa untuk pertama kalinya peluncuran mesin bertenaga nuklir untuk sistem drone torpedo bawah air tersebut berhasil dilakukan.
“Uji coba itu sukses besar,” kata Putin sebagaimana dikutip media pemerintah Rusia.
Menurut Putin, Poseidon memiliki kecepatan dan kemampuan menyelam yang belum tertandingi serta sulit untuk dicegat.
“Tidak ada yang sebanding dalam hal kecepatan dan kedalaman kendaraan tak berawak ini di dunia, dan tampaknya tidak akan ada metode intersepsi dalam waktu dekat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kekuatan Poseidon melebihi rudal balistik antarbenua Sarmat, yang disebut sebagai salah satu rudal nuklir terkuat Rusia.
“Kekuatan Poseidon jauh melampaui Sarmat, meski Sarmat sendiri belum dioperasikan sepenuhnya,” kata Putin.
Putin juga menyebut ukuran drone tersebut “seratus kali lebih kecil” dibanding reaktor nuklir di kapal selam, dan menegaskan para ilmuwan Rusia akan terus mengembangkan sistem persenjataan baru untuk meminimalkan korban jiwa di medan perang. (Antara)
Berita Terkait
-
Putin: Rusia Tingkatkan Pasokan Minyak dan Gas ke Mitra Tepercaya
-
Konflik Iran: China dan Rusia Desak DK PBB Hentikan Serangan Militer AS-Israel
-
Rusia Hormati Langkah Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Meski Pilih Absen
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Di Sidang PBB, Rusia Tegaskan Israel Tak Lagi Punya Alasan Blokade Pintu Rafah
Terpopuler
-
Lewat Lagu 'Cara Mencintaiku', Lussy Renata Ingin Cinta yang Tulus
-
Ruri 'Repvblik' bersama 80Proof Ultra, Gelar Santunan Anak Yatim di Tangerang
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
Terkini
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
-
Prabowo dan MbS Bahas Eskalasi Militer Timur Tengah, Indonesia Desak Penghentian Aksi Militer