Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan membantu memperbaiki rumah warga yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
“Rumah-rumah yang rusak akan kita bantu,” ujar Presiden saat menyapa para pengungsi di Posko Bumi Kasai Permai, Senin.
Pernyataan tersebut langsung disambut ucapan syukur dari sejumlah warga yang hadir dengan seruan, “Alhamdulillah!”
Selain rumah warga, Presiden menegaskan bahwa pemerintah juga tengah memperbaiki fasilitas penting yang terdampak bencana, termasuk jembatan, jaringan listrik, dan pasokan air bersih.
“Alhamdulillah cuaca sudah membaik. Alhamdulillah juga bantuan sudah banyak yang sampai. Tadi saya dapat laporan listrik di Sumatra Barat sudah hampir 100 persen,” kata Presiden.
Namun, saat itu sejumlah pengungsi langsung mengingatkan masih adanya kendala air bersih. Mereka berseru, “Air Pak, air!”
Menanggapi hal itu, Prabowo memastikan perbaikan distribusi air bersih sedang dilakukan.
“Air sedang dibenahi. Jembatan-jembatan sedang kita bentuk semua. Insya Allah kita akan perbaiki semuanya,” ujarnya.
Di kesempatan terpisah setelah meninjau lokasi, Presiden kembali menegaskan bahwa pemulihan kebutuhan air bersih dilakukan secara bertahap.
“Air juga sudah mulai kita benahi ya, pelan-pelan kita kembalikan ke normal semua. Kita inventarisir semua kerusakan, nanti kita atur bagaimana rehabilitasi kembali supaya rakyat bisa hidup normal kembali,” ucapnya kepada wartawan sebelum kembali ke Jakarta melalui Bandara Internasional Minangkabau.
Posko pengungsi Bumi Kasai Permai merupakan lokasi ketiga yang dikunjungi Presiden hari itu, setelah sebelumnya melihat situasi pengungsi di GOR Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, serta Desa Bambel Baru, Aceh Tenggara.
Di posko tersebut, Presiden meninjau distribusi logistik, menyapa para pengungsi, termasuk anak-anak, serta memantau dapur umum yang dikelola Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol bersama relawan dan warga.
Setelah rangkaian kunjungan, Presiden Prabowo kembali ke Jakarta didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Antara)
Berita Terkait
-
Menhut Raja Juli Antoni Luncurkan Nature Finance untuk Konservasi Taman Nasional
-
Presiden Prabowo di Penas KTNA XVII Gorontalo: Petani dan Nelayan Tulang Punggung RI
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani-Nelayan XVII
-
Presiden Prabowo Kunker ke Jatim: Resmikan Infrastruktur IJD hingga Tutup Munas NU
-
Puan Minta PLN Mitigasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
-
Mensesneg Prasetyo Hadi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK
-
Pemprov DKI Siapkan Anggaran LPDP Khusus Jakarta Rp100 Miliar untuk Tahun Depan