Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah. Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan, Presiden telah melakukan komunikasi langsung melalui telepon dengan sejumlah pemimpin negara di kawasan Teluk menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
Dalam keterangan resminya, Sugiono menyatakan bahwa hampir seluruh panggilan telepon penting kepada para pemimpin negara Teluk telah dilaksanakan oleh Presiden Prabowo di tengah situasi yang kian memanas.
"Sudah, sudah telepon (negara-negara Teluk). Semua sudah ditelepon," ujar Sugiono dalam rekaman suara yang diterima di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Meski demikian, Sugiono menyebut komunikasi dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), saat ini masih dalam tahap penyesuaian jadwal.
“Sudah (upaya) telepon dan masih menunggu waktu MBS, belum bisa ketemu waktunya,” lanjut Sugiono tanpa merinci detail isi pembicaraan yang bersifat rahasia antar-kepala negara tersebut.
Upaya diplomasi ini dilakukan seiring meningkatnya kekhawatiran negara-negara di kawasan Teluk—seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, dan Oman—terhadap ancaman keamanan dan stabilitas kawasan akibat konflik Iran-Israel.
Lebih lanjut, Sugiono menegaskan posisi strategis Indonesia dalam peta konflik ini. Menurutnya, Presiden Prabowo telah menyampaikan kesiapan Indonesia untuk bertindak sebagai mediator, apabila pihak-pihak yang bertikai, termasuk Amerika Serikat, bersedia membuka ruang dialog.
"Indonesia siap menjadi mediator, terutama jika kedua belah pihak menyatakan keinginan untuk membuka ruang mediasi," pungkas Menlu. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo Beri Arahan Strategis ke Dudung Abdurachman, Bahas Pertahanan dan Geopolitik Global
-
Konflik Iran AS: China Protes Penyitaan Kapal di Selat Hormuz dan Ancaman Bom Trump
-
Trump Ancam Eskalasi Militer Jika Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir
-
Danantara Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Palembang
-
Stok Beras Bulog 2026: Cadangan Nasional 4,8 Juta Ton Aman, Masyarakat Boleh Cek Gudang
Terpopuler
-
RI Dorong Asia Pasifik Jadi Kompas Pembangunan Berkelanjutan Dunia
-
BRIN: Ikan Gabus Potensial Jadi Superfood Lokal untuk Pemulihan Kesehatan
-
Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Raja Ampat, Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Adat Mansorandak
-
Prabowo Beri Arahan Strategis ke Dudung Abdurachman, Bahas Pertahanan dan Geopolitik Global
-
KPK Ungkap Alasan Pemanggilan Staf PBNU dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Terkini
-
RI Dorong Asia Pasifik Jadi Kompas Pembangunan Berkelanjutan Dunia
-
BRIN: Ikan Gabus Potensial Jadi Superfood Lokal untuk Pemulihan Kesehatan
-
Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Raja Ampat, Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Adat Mansorandak
-
Prabowo Beri Arahan Strategis ke Dudung Abdurachman, Bahas Pertahanan dan Geopolitik Global
-
KPK Ungkap Alasan Pemanggilan Staf PBNU dalam Kasus Korupsi Kuota Haji