Matamata.com - Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Thegar Setianegara, bersama MAIKRO Team sukses menyabet juara kedua dalam ajang bergengsi Ericsson Hackathon 2025.
Mengusung tema "Indonesia’s NextGen Digital Sprint with 5G and AI", tim ini berhasil unggul di antara 30 finalis internasional.
Inovasi yang membawa mereka ke podium juara adalah mAIkroskop, sebuah sistem inspeksi pintar berbasis mikroskop yang terintegrasi dengan jaringan 5G dan kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini dirancang untuk mentransformasi mikroskop konvensional menjadi perangkat digital modern yang lebih akurat dan efisien.
Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Menurutnya, inovasi tersebut membuktikan kesiapan mahasiswa FTUI dalam menjawab tantangan industri global.
“Integrasi 5G dan AI dalam mAIkroskop adalah langkah maju yang menunjukkan kesiapan generasi muda dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi. FTUI akan terus memberi ruang bagi mahasiswa untuk berkreasi dan berkompetisi di tingkat internasional,” ujar Kemas dalam keterangannya, Sabtu (3/1).
Revolusi Analisis Laboratorium Selama ini, proses analisis mikroskopis di laboratorium sering kali memakan waktu lama, bahkan bisa mencapai hitungan minggu, serta rentan terhadap kesalahan manusia (human error). mAIkroskop hadir memecahkan kebuntuan tersebut.
Dengan memanfaatkan real-time streaming, pemrosesan data berbasis cloud dan edge computing, serta analisis otomatis AI, alat ini mampu memangkas waktu analisis laboratorium menjadi hanya dalam hitungan menit.
“Kami ingin menghadirkan solusi konkret bagi sektor kesehatan. Dengan integrasi 5G dan AI, mAIkroskop dapat menstandarkan proses analisis sekaligus meminimalkan potensi kesalahan manusia,” kata Thegar Setianegara.
Thegar menambahkan bahwa pengalaman berkompetisi di level internasional memberinya perspektif baru mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan nyata. Inovasi ini dinilai sangat strategis untuk diterapkan pada sektor kesehatan, penelitian ilmiah, hingga industri bioteknologi.
Prestasi MAIKRO Team tidak hanya mengharumkan nama Universitas Indonesia, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam kancah transformasi digital global, khususnya dalam pemanfaatan teknologi 5G dan kecerdasan buatan. (Antara)
Berita Terkait
-
Kritik Fenomena AI, PKB: Cari Orang Cerdas Itu Mudah, Cari yang Beradab Itu Sulit
-
AI Berpotensi Atasi Krisis Dokter Spesialis di Indonesia, Ini Kata Presiden Direktur Philips
-
Wapres Gibran Siap Kirim Pengajar AI dan Blockchain untuk Santri Ponpes Pandanaran
-
Nia Ramadhani Geram, Ancam Polisikan Pengedar Video Hoaks Kondisi Kesehatan Aburizal Bakrie: Jangan Ngarang!
-
Daftar 7 Teknologi Diprediksi Mendominasi Tahun 2024
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
-
KPK Dorong Reformasi Politik, Serahkan Rekomendasi Tata Kelola Parpol ke Presiden dan DPR