Matamata.com - Polri menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai elemen masyarakat terkait posisi institusi kepolisian yang tetap berada langsung di bawah Presiden. Dukungan ini dinilai menjadi suntikan semangat bagi Korps Bhayangkara dalam menjalankan mandat konstitusi.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menyatakan bahwa apresiasi masyarakat tersebut akan dijadikan landasan untuk terus melakukan perbaikan layanan dan optimalisasi kinerja dalam melindungi serta mengayomi publik.
“Dukungan ini menjadi energi tambahan bagi kami. Polri berkomitmen terus memperbaiki tata kelola agar menjadi institusi yang diharapkan masyarakat,” ujar Sandi di Jakarta, Jumat (30/1).
Sandi menjelaskan, di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Polri kini tengah melakukan transformasi besar-besaran. Selain fokus pada pengamanan, Polri juga membuka ruang kritik seluas-luasnya demi memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Jenderal bintang dua tersebut juga menegaskan bahwa loyalitas Polri kepada Presiden merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar demi mendukung agenda pembangunan nasional.
"Loyalitas Polri di bawah kepemimpinan Presiden adalah harga mati. Kami akan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional guna memastikan kelancaran program-program unggulan pemerintah," tegas Sandi.
Lebih lanjut, Sandi memastikan bahwa Polri akan terus bekerja maksimal guna menyukseskan visi pembangunan bangsa dengan mengedepankan tagline 'Polri untuk Masyarakat'. (Antara)
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Penuhi Panggilan Bareskrim, Garansi Keadilan Restoratif Lewat Sidang Adat
-
Jimly Asshiddiqie: Rekomendasi Reformasi Polri Segera Dilaporkan ke Presiden Prabowo
-
3 Jam Bahas Geopolitik Global, Presiden Prabowo Ajak Ulama Perkuat Persatuan Nasional
-
Bareskrim Polri Serahkan Rp58,1 Miliar Aset Judi Online ke Negara
-
Presiden Prabowo Kirim Surat Duka Cita atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Terpopuler
-
Ruri 'Repvblik' bersama 80Proof Ultra, Gelar Santunan Anak Yatim di Tangerang
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
Terkini
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
-
Prabowo dan MbS Bahas Eskalasi Militer Timur Tengah, Indonesia Desak Penghentian Aksi Militer