Matamata.com - Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, dijadwalkan mengunjungi Israel pada Selasa (3/2) waktu setempat. Kunjungan ini bertujuan untuk bertemu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pejabat keamanan senior di tengah memuncaknya ketegangan antara AS dan Iran.
Laporan Channel 13 Israel pada Senin menyebutkan bahwa misi utama Witkoff adalah mengoordinasikan posisi Washington dan Tel Aviv terkait potensi langkah militer terhadap Teheran.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Kepala Staf Umum Angkatan Pertahanan Israel (IDF), Eyal Zamir, dengan pejabat senior AS di Washington akhir pekan lalu. Fokus pembicaraan keduanya tetap berpusat pada ancaman nuklir dan militer Iran.
Media publik Israel, KAN, melaporkan bahwa saat ini Israel dan AS bertindak dalam "koordinasi penuh." Pihak Israel dikabarkan berharap mendapatkan peringatan dini jika Washington memutuskan untuk kembali melancarkan serangan terhadap Iran.
Ancaman "Armada Besar" Trump Situasi di kawasan semakin memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa sebuah "armada besar" militer sedang bergerak menuju perairan Iran. Trump menegaskan langkah ini diambil untuk menekan Teheran agar bersedia merundingkan kesepakatan nuklir yang "adil dan setara."
Trump juga mengeluarkan peringatan keras. Jika kesepakatan tidak tercapai, ia mengancam serangan AS berikutnya akan jauh lebih dahsyat dibandingkan konfrontasi sebelumnya.
Upaya diplomasi melalui kunjungan Witkoff ini dipandang sebagai langkah krusial untuk menentukan apakah eskalasi ini akan berujung pada konfrontasi terbuka atau kesepakatan baru di meja perundingan. (Antara)
Berita Terkait
-
MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog
-
RI Protes Keras Serangan Israel di Gaza, Tempuh Jalur Diplomasi Lewat Board of Peace
-
Intelijen Sebut Tak Ada Ancaman, Mengapa Trump Tetap Siagakan Kapal Induk untuk Gempur Iran?
-
Di Sidang PBB, Rusia Tegaskan Israel Tak Lagi Punya Alasan Blokade Pintu Rafah
-
Kemitraan Strategis dan Diplomasi Gaza: Saat Macron Jamu Prabowo di Istana lyse
Terpopuler
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Denada Akui Ressa Rizky sebagai Anak Kandungnya dan Minta Maaf Telah Meninggalkan Sejak Bayi
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
Terkini
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
-
MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog
-
Banggar DPR Dorong Pimpinan Baru OJK Pulihkan Kepercayaan Pasar Modal