Matamata.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra, Sugiono, menyambut positif dukungan sejumlah partai politik yang menginginkan Presiden Prabowo Subianto kembali maju untuk periode kedua pada Pilpres 2029. Dukungan tersebut sebelumnya disampaikan secara terbuka oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sugiono menilai, dukungan dini dari mitra koalisi tersebut lahir karena adanya visi dan misi yang selaras dalam mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran selama satu tahun terakhir.
"Kami berterima kasih atas dukungannya. Yang saya tangkap, semua ini berawal dari cita-cita, keinginan, dan napas yang sama," ujar Sugiono saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Menurut Sugiono, partai-partai pendukung merasakan konsistensi kepemimpinan Presiden Prabowo dalam menjalankan program-program strategis. Hal inilah yang diyakini menjadi motor penggerak munculnya aspirasi "dua periode" dari internal koalisi.
Meski dukungan untuk capres mulai mengalir, Sugiono menegaskan bahwa pembicaraan mengenai kandidat wakil presiden untuk tahun 2029 masih terlalu dini. Ia menyebut dinamika politik dalam tiga tahun ke depan masih sangat cair.
"Tahun 2029 itu masih tiga tahun lagi, banyak yang bisa terjadi. Jadi, belum ada bicara soal itu (Cawapres). Kami masih fokus mengawal kesuksesan program-program Presiden," tegasnya.
Sugiono menambahkan, fokus utama Gerindra dan pemerintah saat ini adalah merawat serta meningkatkan capaian yang telah ditorehkan. Beberapa di antaranya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan upaya sistematis dalam menghapus rantai kemiskinan.
"Ini adalah trajectory yang harus terus kita pelihara dan tingkatkan. Diskusi di luar hal tersebut saya kira belum ada, karena kami masih memikirkan bagaimana semua program ini berhasil," pungkas Sugiono. (Antara)
Berita Terkait
-
Kunjungan Prabowo ke Rusia, DPR: Momentum Dorong Perdamaian dan Ketahanan Energi
-
Mendes Yandri Susanto Tegaskan Dana Desa Tidak Dipotong Pusat, Ini Penjelasannya
-
Prabowo ke Rusia, Boyong Bahlil Lahadalia Demi Amankan Pasokan Minyak Nasional
-
Kritik JK Dinanti di Istana, PAN: Bicara Langsung ke Prabowo Jauh Lebih Efektif
-
Mentan: Program Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi Generasi, Bukan Komoditas Politik
Terpopuler
-
Kunjungan Prabowo ke Rusia, DPR: Momentum Dorong Perdamaian dan Ketahanan Energi
-
Target Investasi Triwulan I 2026 Diprediksi Tembus Rp497 Triliun, Sektor Hilirisasi Jadi Motor Utama
-
Kemensos Kaji Penebalan Bansos 2026 untuk Jaga Daya Beli, Cair Pekan Ketiga April
-
Mendes Yandri Susanto Tegaskan Dana Desa Tidak Dipotong Pusat, Ini Penjelasannya
-
Lebih Efisien dari Tebu? BRIN Ciptakan Mesin Gula Semut Sorgum Khusus UMKM
Terkini
-
Kunjungan Prabowo ke Rusia, DPR: Momentum Dorong Perdamaian dan Ketahanan Energi
-
Target Investasi Triwulan I 2026 Diprediksi Tembus Rp497 Triliun, Sektor Hilirisasi Jadi Motor Utama
-
Kemensos Kaji Penebalan Bansos 2026 untuk Jaga Daya Beli, Cair Pekan Ketiga April
-
Mendes Yandri Susanto Tegaskan Dana Desa Tidak Dipotong Pusat, Ini Penjelasannya
-
Lebih Efisien dari Tebu? BRIN Ciptakan Mesin Gula Semut Sorgum Khusus UMKM