Matamata.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah Indonesia untuk meredam ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Langkah ini dinilai sejalan dengan mandat konstitusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
"Jika itu bisa dilakukan, saya kira akan sangat membanggakan. Indonesia mengambil peran untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah," ujar Muzani saat ditemui di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).
Muzani menekankan bahwa upaya perdamaian melalui diplomasi tingkat tinggi harus diperhitungkan dengan matang. Ia meyakini Presiden Prabowo Subianto telah mempertimbangkan segala aspek sebelum memutuskan untuk memfasilitasi dialog di tengah situasi yang kian memanas.
"Mudah-mudahan (mediasi) itu bisa dilakukan. Tapi kita harus terus melihat perkembangan dan situasi di lapangan," lanjutnya.
Rencana diplomasi ini muncul di tengah duka mendalam yang menyelimuti Iran. Pada Minggu (1/3/2026), Pemerintah Iran secara resmi mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pascaserangan udara yang dilancarkan AS dan Israel. Teheran telah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.
Sebelumnya, eskalasi militer meningkat tajam setelah tujuh roket dilaporkan menghantam Teheran, termasuk area di dekat kediaman Khamenei. Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal yang menargetkan wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto siap bertolak ke Iran guna memfasilitasi dialog. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kembali kondisi keamanan yang kondusif di kawasan tersebut pasca-operasi tempur besar-besaran yang diumumkan Presiden AS Donald Trump. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo Tiba di Paris, Siap Bertemu Macron Bahas Kerja Sama Strategis dan Stabilitas Global
-
Bulog Jamin Harga Beras Tetap Stabil meski Biji Plastik Langka
-
Kunjungan Prabowo ke Rusia, DPR: Momentum Dorong Perdamaian dan Ketahanan Energi
-
Mendes Yandri Susanto Tegaskan Dana Desa Tidak Dipotong Pusat, Ini Penjelasannya
-
Prabowo ke Rusia, Boyong Bahlil Lahadalia Demi Amankan Pasokan Minyak Nasional
Terpopuler
-
Trump Sebut Perundingan AS-Iran Bisa Berlanjut dalam Dua Hari ke Depan
-
Hati-hati! KUHP Baru Incar Aset BUMN, Jaksa Agung Muda Sebut BJR Bukan 'Tameng' Mutlak
-
Satgas PRR: Penyaluran Bantuan Jaminan Hidup Pascabencana Sumatera Berbasis Data Lapangan
-
The Sounds Project Vol. 9 Rilis Phase 2 Lineup, Siap Hadirkan Musisi Global dan Lokal Terbaik
-
Kuasai 80 Persen Pasar Dunia, Gambir Sumbar Akhirnya Punya Pabrik Pengolahan Sendiri
Terkini
-
Trump Sebut Perundingan AS-Iran Bisa Berlanjut dalam Dua Hari ke Depan
-
Hati-hati! KUHP Baru Incar Aset BUMN, Jaksa Agung Muda Sebut BJR Bukan 'Tameng' Mutlak
-
Satgas PRR: Penyaluran Bantuan Jaminan Hidup Pascabencana Sumatera Berbasis Data Lapangan
-
Kuasai 80 Persen Pasar Dunia, Gambir Sumbar Akhirnya Punya Pabrik Pengolahan Sendiri
-
Misi Kemanusiaan: Indonesia Bantu AS Cari Jasad Prajurit PD II yang Hilang di Nusantara