Matamata.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pembicaraan via telepon dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS), pada Rabu (11/3/2026). Keduanya membahas kekhawatiran atas eskalasi militer yang kian memanas di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, pembicaraan tersebut berfokus pada perkembangan situasi keamanan regional dan implikasi seriusnya terhadap perdamaian global.
Dalam percakapan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penghentian segera seluruh aksi militer di kawasan. Presiden memperingatkan bahwa eskalasi yang berkelanjutan hanya akan merusak stabilitas dan keamanan internasional.
Ketegangan di kawasan ini meningkat tajam menyusul serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah target di Iran, termasuk Teheran, pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan signifikan dan jatuh korban jiwa dari kalangan sipil.
Bahkan, televisi pemerintah Iran telah mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan tersebut. Sebagai respons, Iran melancarkan serangan rudal balasan yang menargetkan wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Kondisi semakin kompleks setelah Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat serangan drone dan rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Iran pada Selasa (10/3/2026).
Langkah diplomasi Presiden Prabowo ini mempertegas posisi Indonesia yang tetap konsisten mengupayakan perdamaian dan meminta semua pihak menahan diri demi menghindari perang terbuka yang lebih luas. (Antara)
Berita Terkait
-
Cegah Kebocoran Kekayaan Negara, Prabowo Bakal Tempatkan Utusan Khusus di Tiap BUMN
-
Prabowo Kritik Aturan yang Batasi Audit Cucu BUMN, Targetkan Setoran Rp800 Triliun
-
Prabowo di Nuzulul Qur'an: Korupsi Harus Dihilangkan, Itu Ajaran Agama
-
Jelang Idulfitri, Presiden Prabowo Perintahkan Kabinet Jaga Stabilitas Harga Sembako
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Masyarakat Tunda Ibadah Umrah
Terpopuler
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
-
Prabowo dan MbS Bahas Eskalasi Militer Timur Tengah, Indonesia Desak Penghentian Aksi Militer
Terkini
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
-
Menpora Erick Thohir Kutuk Pelecehan Seksual Atlet: Itu Perbuatan Jahanam!