Matamata.com - Sekretariat Presiden mengungkap cerita di balik kehadiran mobil kepresidenan Maung Garuda dalam KTT Ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Kendaraan taktis rakitan PT Pindad tersebut sengaja "diboyong" langsung dari Indonesia sebagai ajang unjuk gigi kekuatan industri pertahanan nasional di panggung Asia Tenggara.
Maung MV3 Garuda Limousine tersebut tiba lebih awal di Cebu pada 4 Mei 2026. Mobil ini diangkut menggunakan pesawat Airbus A400M milik TNI AU untuk mendukung mobilitas Presiden Prabowo Subianto selama agenda kenegaraan berlangsung.
"Bukan kendaraan impor ataupun mobil kenegaraan asing, Presiden Prabowo memilih menggunakan kendaraan produksi nasional sebagai representasi kemampuan industri strategis Indonesia di panggung dunia," tulis siaran resmi Sekretariat Presiden yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (11/5/2025) dini hari.
Setibanya Presiden di Cebu pada 7 Mei, kendaraan berwarna putih eksklusif ini langsung bersiap membawa rombongan menuju lokasi rangkaian acara. Kehadiran Maung Garuda dilaporkan mencuri perhatian para delegasi negara-negara anggota ASEAN yang hadir.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa keputusan menerbangkan Maung ke Filipina adalah langkah diplomasi. Indonesia ingin menunjukkan kepercayaan diri terhadap produk dalam negeri.
"Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol kemandirian dan kemajuan industri nasional. Maung hadir di panggung dunia sebagai representasi Indonesia," ujar Teddy.
Maung MV3 Garuda Limousine merupakan varian terbaru dari keluarga Maung produksi PT Pindad. Kendaraan ini dirancang khusus dengan standar keamanan, kenyamanan, dan performa tinggi untuk memenuhi protokoler Presiden dan Wakil Presiden RI.
Setelah rangkaian KTT Ke-48 ASEAN berakhir pada Jumat (8/5) malam, mobil kepresidenan tersebut langsung diterbangkan kembali ke tanah air. Pada Sabtu (9/5) pagi, saat Presiden bertolak menuju Pulau Miangas, Sulawesi Utara, Maung Garuda telah lebih dahulu masuk ke lambung pesawat TNI AU A400M untuk perjalanan pulang.
Kehadiran unit ini di Cebu membuktikan bahwa karya industri pertahanan Indonesia mampu berdiri sejajar dengan produk global dalam mendukung agenda internasional tingkat tinggi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
COO Danantara Tegaskan Komitmen Transparansi Investasi demi Kepercayaan Investor
-
Resmikan RSUD di Lampung, Prabowo: Tidak Boleh Ada Korupsi dalam Pelayanan Rakyat
-
Didampingi Menkes hingga Mayor Teddy, Presiden Prabowo ke Lampung Resmikan RSUD Baru
-
Ada Anomali Harga Sawit, Mentan Amran: Perintah Presiden, Bela 15 Juta Petani
-
Presiden Prabowo Ungkap Dampak Ekonomi Makan Bergizi Gratis Bagi Petani Desa
Terpopuler
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Pupuk Indonesia Sediakan 6 Mobil Uji Tanah Gratis di Sumatera demi Ketahanan Pangan
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
Terkini
-
Pupuk Indonesia Sediakan 6 Mobil Uji Tanah Gratis di Sumatera demi Ketahanan Pangan
-
PDIP Tegaskan Posisi Politik Penyeimbang Pemerintahan Prabowo Subianto
-
Susunan Pemain Turki vs Paraguay Piala Dunia 2026: Arda Guler Starter
-
KPK Pastikan Tak Duplikasi Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis yang Ditangani Kejagung
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Usai Ditangkap, Kuasa Hukum Buka Suara