Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi kurban dengan bobot mencapai 1,05 ton dari seorang peternak di Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sapi tersebut disiapkan sebagai hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
"Sapi kurban yang dipilih Pak Prabowo ini bobotnya 1,05 ton, dibeli dengan harga Rp110 juta," ujar Supardiono Sambodo, peternak sapi saat ditemui di kandangnya di Dusun Salakan, Bangunjiwo, Bantul, Jumat (15/5/2026).
Menurut Supardiono, sapi jenis Simental yang diberi nama 'Sontrot' tersebut saat ini berusia sekitar tiga tahun. Ia mengaku merawat sapi tersebut sejak masih anakan.
"Ini kebetulan dari hasil branding sendiri, kita pelihara sejak anakan. Jenisnya Simental, usia sekitar tiga tahun. Kalau nama 'Sontrot' itu diberikan karena kebetulan saya juga penjual ubi," kata Supardiono.
Sebelum dipilih oleh Presiden, Supardiono awalnya mengusulkan tiga ekor sapi dengan rata-rata bobot yang hampir sama. Namun, setelah melalui proses seleksi ketat dari tim kepresidenan, hanya satu ekor sapi Simental ini yang lolos.
"Kemarin ada teman yang kebetulan berprofesi sebagai mantri menawarkan untuk mengusulkan sapi ini sebagai hewan kurban Pak Prabowo. Dari tiga ekor yang dimasukkan, alhamdulillah lolos satu ekor," tuturnya.
Sebelum kesepakatan diambil, tim kesehatan hewan dari Pemerintah Kepanduan DIY dan pemerintah pusat telah mengunjungi lokasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kesehatan ternak.
"Petugas kesehatan hewan langsung ke sini melakukan cek kesehatan dan memberikan obat cacing. Jadi sudah dipastikan kesehatannya, termasuk pemeriksaan gigi (apakah sudah poel atau belum) dan memastikan bebas cacing," jelas Supardiono.
Saat ini, sapi kurban milik Presiden tersebut masih dipelihara di kandang Supardiono dan baru akan diantar menjelang Iduladha. Kendati demikian, ia mengaku belum mengetahui lokasi pasti penyembelihan maupun distribusi daging kurban tersebut.
Supardiono yang baru memulai usaha peternakan sapi sejak empat tahun lalu ini mengaku sangat bangga dan tidak menyangka sapinya akan dipilih oleh orang nomor satu di Indonesia.
Baca Juga
"Rasanya senang banget. Kami ini peternak kecil, tapi bisa dipercaya oleh Presiden. Sebelumnya tidak menyangka karena saingannya dari peternak lain tentu banyak," ungkapnya.
Ia pun berpesan kepada sesama peternak sapi agar tetap konsisten dan merawat hewan ternak dengan sepenuh hati.
"Intinya kita beternak itu bismillah dan harus senang dengan hewan itu sendiri. Kalau kita tidak senang dengan sapi, bagaimana bisa merawatnya dengan baik? Yang penting istikamah," pungkas Supardiono. (Antara)
Tag
Terpopuler
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
-
Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp10,27 Triliun, Ahmad Sahroni: Ini Standar Baru Pemberantasan Korupsi
-
Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban 1,05 Ton dari Peternak Bantul
-
Wamendag Roro Esti Bidik Peningkatan Kerja Sama Ekonomi RI-Rusia, Targetkan FTA Rampung 2026
Terkini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
-
Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp10,27 Triliun, Ahmad Sahroni: Ini Standar Baru Pemberantasan Korupsi
-
Wamendag Roro Esti Bidik Peningkatan Kerja Sama Ekonomi RI-Rusia, Targetkan FTA Rampung 2026
-
Trump Puji Sejarah Hubungan AS-China: "Kita Memiliki Banyak Kesamaan"